PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kecelakaan maut terjadi di Bundaran Kecil, Palangka Raya, Minggu 25 Mei 2025 dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Sebuah sepeda motor Yamaha Jupiter MX King bernopol KH 6703 JL yang dikendarai Satrio Nugroho, warga Desa Pangi, Kabupaten Pulang Pisau menabrak bagian samping kanan sebuah mobil Toyota Rush bernopol KH 1461 yang dikemudikan Aldi, warga Kampuri, Kabupaten Gunung Mas.

Satrio tewas di tempat kejadian, video berdurasi 29 detik yang beredar di WhatsApp Group memperlihatkan Satrio terkapar bersimbah darah pasca kecelakaan. Polisi menduga kecelakaan tersebut terjadi akibat balap liar.

Kasatlantas Polresta Palangka Raya AKP Edigio Sumilat menyatakan bahwa sepeda motor Satrio melaju dengan kecepatan tinggi dari arah kanan dan menabrak mobil Rush yang melaju dari arah Bundaran Burung menuju Bundaran Kecil.

"Jarak yang terlalu dekat membuat Satrio tak mampu mengendalikan kendaraannya," katanya, Minggu, 25 Mei 2025.

Kecelakaan ini diklasifikasikan sebagai laka lantas ganda depan-samping. AKP Edigio menjelaskan bahwa mobil Rush melaju di Jalan RTA Milono dan hendak memasuki simpang Jalan G. Obos saat kecelakaan terjadi.

Akibat benturan keras, Satrio mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Sayangnya, nyawanya tak tertolong setelah beberapa jam mendapatkan perawatan intensif.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara, kecelakaan tersebut disebabkan oleh balap liar yang melibatkan kedua kendaraan.

Polresta Palangka Raya mengimbau kepada seluruh pengendara agar selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Selain penyelidikan penyebab kecelakaan, polisi juga akan menyelidiki dugaan keterlibatan kedua kendaraan dalam balap liar.

Bukti-bukti dan keterangan saksi akan dikumpulkan untuk memperkuat proses penyelidikan. Hasil penyelidikan akan diumumkan setelah proses investigasi selesai.

"Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat, khususnya para pemuda, agar menghindari kegiatan balap liar yang sangat membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain. Keselamatan di jalan raya harus selalu diprioritaskan," pungkasnya. (PATHUR/R)