BORNEONEWS, Kasongan - Musibah kebakaran yang terjadi di Desa Tumbang Manggu, Kecamatan Sanaman Mantikei, Kabupaten Katingan menyita perhatian publik.
Pasalnya, sebanyak 13 rumah, satu gedung walet, satu unit roda empat dan bangunan Badan Usaha Milik Desa atau Bumdes hangus terbakar, Sabtu, 24 Mei 2025 petang.
Sehingga mengakibatkan kerugian material hingga ratusan juta rupiah. Selain itu puluhan warga yang rumah atau kiosnya terkena musibah kebakaran juga kehilangan tempat tinggal dan harta benda lainnya.
Kapolres Katingan AKBP Chandra Ismawanto melalui Kapolsek Sanaman Mantikei, Iptu Suwardi, Minggu, 25 Mei 2025 menuturkan awalnya api membakar kios Bumdes Desa Tumbang Manggu dan kios pedagang yang berlokasi di Pasar Baru Desa Tumbang Manggu, Jalan Dwima Barat Km 01 Desa Tumbang Manggu.
"Untuk penyebab kebakaran belum diketahui, kebakaran awal berasal dari kios BBM Bumdes Desa Tumbang Manggu," kata Kapolsek.
Kronologi kejadiannya saat salah satu warga atau saksi bernama Hendra Saputra melintas di Jalan Dwima Group Barat Km 01 Desa Tumbang Manggu.
Ia kemudian melihat kepulan asap api yang berasal dari kios BBM Pertamini Bumdes Desa Tumbang Manggu.
Saksi kemudian melapor ke pos keamanan Dwima Grup untuk meminta bantuan memadamkan api.
Namun api membesar dan menyebar ke kios disekitar. Melihat itu warga setempat dibantu pihak Perusahaan Dwima Grup memadamkan api serta dibantu oleh Damkar Desa Samba Bakumpai Kecamatan Katingan Tengah. Api kemudian dapat dipadamkan sekitar pukul 20.15 WIB. (ABDUL GOFUR/R)









