PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Menjelang perayaan Iduladha, pasar hewan kurban di Kota Palangka Raya mulai ramai dengan pembeli yang ingin memastikan ketersediaan hewan sebelum hari raya tiba.

Para pedagang melaporkan peningkatan permintaan yang signifikan, terutama untuk sapi dan kambing, yang menjadi pilihan utama masyarakat dalam berkurban.

Salah seorang pedagang hewan kurban, Eko, mengungkapkan bahwa stok di tempat jualannya saat ini mencapai 90 ekor, terdiri dari sapi dan kambing.

"Kami terus menerima pesanan dari warga yang ingin memastikan hewan kurbannya tersedia sebelum Idul Adha," ujarnya pada Minggu, 25 Mei 2025.

Pemilik EcoFarm ini menyebutkan bahwa harga sapi berkisar antara Rp14 juta hingga Rp36 juta, tergantung pada ukuran dan jenisnya. Sementara itu, harga kambing berada di kisaran Rp3 juta hingga Rp4 juta.

Kenaikan harga tahun ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk biaya transportasi, pakan, serta tingginya permintaan dari masyarakat.

Pedagang juga memastikan bahwa hewan yang dijual telah melalui pemeriksaan kesehatan oleh Pusat Kesehatan Hewan atau Puskeswan Kalampangan guna menjamin kualitas dan kelayakan konsumsi.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Ternak pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Kota Palangka Raya, drh Ganjar Priyatno mengimbau masyarakat untuk membeli hewan kurban dari tempat yang terpercaya dan telah mendapatkan pemeriksaan kesehatan.

Hal ini penting untuk memastikan bahwa hewan yang dikurbankan memenuhi standar kesehatan dan kehalalan, sesuai dengan syariat Islam.

"Dengan semakin dekatnya Idul Adha, panitia kurban di berbagai masjid dan komunitas mulai melakukan persiapan, termasuk pemesanan hewan kurban secara kolektif. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan hewan yang sehat dan memenuhi kriteria kurban," tuturnya.

Peningkatan permintaan serta persiapan yang dilakukan masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi dalam menjalankan ibadah kurban tahun ini.

Dengan kisaran harga yang telah ditetapkan, diharapkan masyarakat dapat memilih hewan kurban sesuai dengan kemampuan dan tetap memperhatikan aspek kesehatan serta kehalalan.(TESTI PRISCILLA/R)