SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mengoptimalkan peran Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan (Satgas PPKSP). Hal tersebut untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari kekerasan.  

"Tidak hanya Satgas PPKSP di tingkat kabupaten, tetapi juga tim di setiap satuan pendidikan terus kami ingatkan untuk lebih optimal dalam pencegahan dan penanganan kekerasan di satuan pendidikan," kata Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Muhammad Irfansyah, Minggu, 25 Mei 2025.

Pihaknya menyadari bahwa kekerasan, baik fisik maupun psikis seperti bullying, masih menjadi ancaman serius di lingkungan pendidikan.  Dampak buruknya bagi korban sangat memprihatinkan, sehingga pencegahan menjadi prioritas utama.

Untuk itu Satgas PPKSP dibentuk di bawah koordinasi Dinas Pendidikan, dan di setiap sekolah juga dibentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Sekolah (TPPK). 

"Satgas PPKSP bekerja berbasis data dan melibatkan berbagai pihak, termasuk guru, siswa, orang tua, dan stakeholder terkait lainnya," jelas Irfansyah.

Jumat lalu (23/5), Irfansyah memimpin kegiatan refleksi Satgas PPKSP Kotim untuk mengevaluasi efektivitas upaya pencegahan dan penanganan kekerasan di sekolah.  Ia menekankan pentingnya sosialisasi dan edukasi secara berkelanjutan.

"Sosialisasi dan edukasi terkait pencegahan dan bahaya tindak kekerasan harus terus dilakukan, tidak hanya untuk peserta didik, tetapi juga bagi semua pihak yang terlibat di dunia pendidikan Kotim," ujarnya.

Irfansyah menegaskan bahwa tidak boleh ada satupun korban kekerasan di lingkungan sekolah.  Langkah pencegahan diutamakan, namun jika ada kasus kekerasan, akan ditangani secara serius sesuai ketentuan yang berlaku.

Dinas Pendidikan Kotim mengapresiasi komitmen bersama dalam upaya pencegahan kekerasan di sekolah dan berharap sinergi yang baik ini terus ditingkatkan.

"Stop kekerasan! Ayo kita bersama-sama mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan," ajak Irfansyah. (DEVIANA/R)