SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Dua pekerja terlantar di Kabupaten Kotawaringin Timur akhirnya dipulangkan ke daerah asal yaitu Surabaya, Provinsi Jawa Timur (Jatim) oleh Dinas Sosial Kotim. 

"Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melalui Dinas Sosial bekerja sama dengan instansi terkait membantu kepulangan dua warga tersebut," ungkap Kepala Dinas Sosial Kotim, Hawianan, Minggu, 25 Mei 2025.

Kedua pekerja, yang merupakan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) datang ke Kotim untuk mencari pekerjaan melalui jasa penyalur tenaga kerja yang ditemukan di Facebook.

Mereka berangkat dari Surabaya menuju Sampit, kemudian melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Antang Kalang untuk bekerja di sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit.

Setelah mengikuti pelatihan selama satu Minggu, keduanya diputus kontrak kerja karena dianggap tidak sesuai dengan perjanjian awal.

Kehabisan bekal, mereka akhirnya terlantar di Sampit dan melapor ke Polres Kotim sebelum akhirnya mencari perlindungan di Rumah Singgah Harati Dinas Sosial Kotim pada Kamis (22/5).

"Dinas Sosial melakukan asesmen terhadap PPKS tersebut untuk memastikan kelayakan pemulangan," jelas Hawianan.  

Setelah dinyatakan layak, kedua PPKS tersebut ditampung di rumah singgah sambil menunggu keberangkatan ke Surabaya melalui jalur laut.

"Proses pemulangan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan bantuan kepada warga yang membutuhkan, termasuk pekerja migran yang mengalami kesulitan," imbuhnya. (DEVIANA/R)