PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Seorang warga Sungai Benipah, Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat dilaporkan diserang buaya saat sedang mandi di lanting di Sungai Benipah 

Kepala Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Pangkalan Bun, BKSDA Kalteng Dendi Sutiadi, Senin, 26 Mei 2025 menjelasakan pihaknya mendapatkan laporan kejadian tersebut Minggu, 25 Mei 2025.

"Kejadian tersebut awbenarnya terjadi Rabu, 21 Mei 2025 sekitar pukul 04.00 WIB. Korban atas nama Mariam, usia 65 tahun, mengalami luka gigitan dan patah tulang pada lengan kanan akibat serangan buaya muara berukuran sekitar 3 meter," jelasnya.

Dendi menjelaskan korban saat ini telah mendapatkan perawatan intensif di RSUD Sultan Imanuddin, Pangkalan Bun.

"Setelah kami menerima laporan pada Minggu, Tim Patroli TWA Tanjung Keluang segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengumpulan informasi dari warga setempat," jelasnya.

Dendi menjelaskan dari hasil investigasi di lapangan, diketahui buaya tersebut masih terlihat berada di sekitar lokasi hingga Rabu, 21 Mei 2025 pukul 19.00 WIB.

"Berdasarkan keterangan dari pelapor yang merupakan warga RT 10 Sungai Benipah, kemunculan buaya ini merupakan yang pertama kali sejak ia tinggal di pinggir sungai itu sejak 2012," jelasnya.

Pihaknya mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan sementara waktu menghindari aktivitas di sekitar perairan Sungai Benipah.

"Rencananya dilokasi tersebut  bakal dipasang peeangkap buaya, agar satwa tersebut bisa dipindahkan ke tempat yang jauh dari penduduk. Kami juga meminta warga untuk tidak mandi atau melakukan kegiatan lain di sungai sampai situasi dinyatakan aman," pungkasnya. (WAHYU KRIDA/R)