PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Nama Andrew Kalaweit kini menjadi sorotan publik setelah ia berhasil masuk dalam daftar bergengsi Forbes 30 Under 30 Asia 2025. Pemuda asal Kalimantan Tengah ini dikenal sebagai aktivis lingkungan yang memiliki pendekatan unik dalam menyuarakan pentingnya konservasi alam.

"Tidak pernah terbayangkan di usia ini aku bisa masuk Forbes 30 Under 30," tulis Andrew dalam postingan media sosialnya, sebagaimana dikutip pada Senin, 26 mEI 2025.

Sejak kecil, Andrew telah akrab dengan hutan dan satwa liar. Hal ini tidak lepas dari pengaruh ayahnya, Chanee Kalaweit, seorang aktivis lingkungan asal Prancis yang telah lama berjuang untuk menyelamatkan primata Indonesia melalui Yayasan Kalaweit. Dari kedua orang tuanya, Andrew mewarisi semangat dan kecintaan terhadap alam.

Tidak seperti kebanyakan anak muda seusianya yang sibuk dengan kehidupan perkotaan dan dunia digital, Andrew memilih untuk hidup berdampingan dengan alam liar. Ia sering tinggal sendirian di tengah hutan Kalimantan, mendokumentasikan kehidupannya, dan membagikannya melalui platform digital seperti YouTube, TikTok, dan Instagram.

Melalui kontennya, Andrew tidak hanya menunjukkan kemampuan bertahan hidup di alam liar, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem. Salah satu video populernya adalah ketika ia menghabiskan 24 jam hidup sendirian di hutan Kalimantan, yang berhasil menarik perhatian jutaan penonton.

Selain sebagai kreator konten, Andrew juga aktif dalam berbagai kegiatan konservasi. Ia terlibat dalam rehabilitasi satwa liar yang diselamatkan dari perdagangan ilegal dan konflik dengan manusia. Bersama tim dari Kalaweit, ia turut memantau kawasan hutan lindung dan menanam kembali pohon-pohon endemik.

Masuknya Andrew dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia 2025 menjadi bukti bahwa perjuangannya dalam pelestarian lingkungan mendapat pengakuan internasional. Forbes menyoroti bagaimana Andrew menggunakan media sosial untuk menyebarkan kesadaran tentang konservasi hutan dan satwa liar.

Andrew berharap pencapaiannya ini dapat menginspirasi lebih banyak anak muda untuk peduli terhadap lingkungan. Ia percaya bahwa setiap individu memiliki peran dalam menjaga keseimbangan alam dan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil.

Dengan semakin banyaknya perhatian terhadap isu lingkungan, Andrew berencana untuk memperluas jangkauan edukasinya. Ia ingin bekerja sama dengan lebih banyak komunitas dan organisasi untuk memperkuat upaya konservasi di Indonesia.

Keberhasilan Andrew Kalaweit tidak hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi Indonesia. Ia membuktikan bahwa anak muda dapat berkontribusi secara nyata dalam menjaga kelestarian alam dan membawa perubahan positif bagi dunia. (TESTI PRISCILLA/j)