BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus berupaya mewujudkan visi pembangunan jilid II, “Sampit Terang”, dengan menambah penerangan jalan umum (PJU). Kali ini, fokusnya tertuju pada pemasangan 160 titik lampu baru di sepanjang Jalan Pramuka dan Jalan Pemuda.
“Pekerjaan PJU di Pramuka dan Pemuda ini sudah dalam tahap kontrak. Kita melalui lelang dan sudah ada pemenangnya. Pelaksanaannya akan dimulai dalam waktu dekat dan targetnya terealisasi bulan Juni 2025," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kotim, Raihansyah, Senin, 26 Mei 2025.
Ia menjabarkan pemasangan lampu akan membentang dari Simpang Masjid Islamic Center di Jalan Pramuka hingga Taman Kota di Jalan Pemuda. Perencanaan penempatan lampu pun telah mempertimbangkan berbagai aspek.
“Kami sudah rapat teknis bersama Dinas PU dan Dinas Lingkungan Hidup. Pohon-pohon yang menghalangi penerangan akan dibersihkan sesuai kesepakatan. Penempatan titik lampu juga sudah ditentukan agar penerangan maksimal dan tidak mengganggu estetika," ujarnya.
Sebumnya warga Sampit Minah mengeluhkan penerangan di Jalan Pramuka. Gelapnya jalan tersebut membuat sebagian warga khawatir melalui jalan itu pada malam hari.
--page
"Rumah saya di daerah Ir. Sorkarno, kalau mau ke kota pada malam hari terpaksa memutar lewat Jalan Jendral Sudirman," ucapnya.
Hal itu dikarenakan jalan yang gelap dan rawan terjadi tindak kriminal. Pasalnya telah beberapa kali terjadi perampokan di jalan tersebut, sehingga warga berpikir ulang untuk melalauinya.
"Sudah beberapa kali perampokan di sana, jadi kami takut apalagi perempuan. Dengan diberinya penerangan kami bersyukur dan tidak khawatir lagi," ungkapnya.
Dengan tambahan lampu PJU ini, diharapkan mobilitas masyarakat di malam hari semakin aman dan nyaman. Langkah ini juga selaras dengan komitmen Pemkab Kotim dalam menekan potensi kerawanan di wilayah tersebut. (DEVIANA/y)









