SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Anggota DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Wahito Fajriannor mengatakan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) memiliki peran penting dalam membentuk mental dan spiritual generasi muda.

“Pembangunan bukan hanya soal infrastruktur. Kita juga perlu membangun mental dan spiritual generasi penerus. MTQ adalah salah satu sarana untuk menyeimbangkan keduanya,” ujar Wahito yang juga akrab disapa Fajrin.

Dirinya menghadiri penutupan MTQ ke-56 Tingkat Kecamatan Mentaya Hilir Selatan yang merupakan salah satu wilayah daerah pilihan (Dapil) III, beberapa waktu lalu. 

Fajrin mengapresiasi antusiasme generasi muda yang aktif mengikuti kegiatan keagamaan di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan budaya modern. Bahkan tahun ini peserta MTQ tingkat kecamatan tersebut mencapai 330 peserta. Menurutnya, semangat peserta tersebut mencerminkan keteguhan dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan budaya religius.

“Saya sangat bangga melihat semangat anak-anak muda kita dalam mengikuti MTQ. Ini bukti bahwa nilai-nilai keagamaan masih menjadi pegangan utama di tengah tantangan zaman,” katanya.

--page

Politisi Partai Demokrat ini juga menegaskan pentingnya peran pemerintah desa, tokoh agama, dan lembaga pendidikan dalam mendukung pelibatan generasi muda dalam kegiatan seperti MTQ. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang seremonial tahunan, tetapi juga wadah pembinaan berkelanjutan bagi para qari dan qariah muda.

“Harapan saya, dari ajang ini akan lahir generasi Qurani yang kelak bisa membawa nama baik Kotim di tingkat provinsi bahkan nasional,” tambahnya.

Selain berdampak spiritual, pelaksanaan MTQ juga memberikan kontribusi positif terhadap ekonomi. Dengan kehadiran masyarakat dari delapan desa dan dua kelurahan, kegiatan yang dipusatkan di Desa Sebamban tersebut juga diramaikan oleh pelaku UMKM yang memanfaatkan momen untuk berjualan.

“Kegiatan seperti ini harus terus digalakkan. Selain memperkuat nilai keagamaan, MTQ juga berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Ia juga berharap peraih juara MTQ dari Kecamatan Mentaya Hilir Selatan dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka di MTQ tingkat kabupaten dan terus meningkatkan pemahaman terhadap Al-Qur’an. (DEWI PATMALASARI/Y)