BORNEONEWS, Palangka Raya - Minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil atau CPO merupakan salah satu jenis minyak nabati yang dihasilkan dari ekstraksi daging buah kelapa sawit. Berbeda dengan minyak inti kelapa sawit atau CPKO, CPO memiliki karakteristik khusus yang membedakannya dari minyak nabati lain. Salah satu ciri utama CPO adalah kandungan beta karoten yang tinggi, memberikan warna kemerahan khas pada minyak ini. Beta karoten sendiri dikenal sebagai prekursor vitamin A dan berkontribusi pada warna merah atau jingga pada berbagai buah dan sayuran.
Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP, Eddy Abdurrahman, menekankan bahwa pemahaman terhadap sifat kimia dan fisika CPO sangat penting dalam industri minyak nabati.
“CPO memiliki komposisi yang kompleks, terdiri dari berbagai senyawa, seperti lemak, pigmen, dan senyawa volatil yang memengaruhi warna, bau, dan stabilitas minyak,” ujar Eddy.
Ia menambahkan bahwa tingkat kemurnian dan mutu CPO sangat berpengaruh terhadap perubahan sifat kimia dan fisikanya.
Menurut PASPI tahun 2025, minyak kelapa sawit mentah juga memiliki sejumlah karakteristik yang menentukan penggunaannya dalam berbagai industri. Beberapa parameter penting yang diperhatikan adalah titik nyala, titik api, titik didih, kelarutan, serta polymorphism yang memengaruhi bentuk fisik minyak pada suhu tertentu.
“Karakteristik ini menjadi faktor kunci dalam menentukan pemanfaatan CPO di industri makanan, kosmetik, dan bahkan bahan bakar nabati,” ungkap Eddy.
Tak hanya itu, proses pengolahan CPO memainkan peran penting dalam memastikan standar kualitas yang diperlukan. Eddy menjelaskan bahwa proses ini mencakup beberapa tahap, mulai dari pemetikan buah, pemisahan tandan, perebusan, pemisahan minyak, pemurnian, hingga pengemasan. Setiap langkah dilakukan dengan cermat guna menjaga kualitas minyak sebelum sampai ke tangan konsumen.
--page
Sementara itu, dalam industri makanan, CPO sering digunakan sebagai bahan baku pembuatan minyak goreng dan margarin. Minyak ini juga banyak dimanfaatkan dalam industri kosmetik karena kandungan minyaknya yang mampu memberikan kelembaban pada berbagai produk kecantikan.
“CPO merupakan komoditas strategis yang memiliki dampak besar terhadap berbagai sektor industri, baik di dalam negeri maupun internasional,” kata Eddy.
Dengan karakteristik dan manfaat yang dimilikinya, minyak kelapa sawit mentah tetap menjadi bahan yang sangat penting dalam berbagai bidang. Oleh karena itu, pemahaman mendalam terkait pengolahan dan sifat-sifat kimia serta fisika CPO menjadi aspek krusial dalam menjamin keberlanjutan industri sawit. (TESTI PRISCILLA/Y)









