BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berupaya keras untuk menyelesaikan permasalahan yang menghambat operasional Pasar Mangkikit.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Kotim, Johny Tangkere, menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan dengan pihak kontraktor, PT Heral Eranio Jaya.
"Kami coba secara kekeluargaan dengan pihak kontraktor untuk menyelesaikan masalah pasar Mangkikit. Saya sudah kenal dengan direktur dan wakilnya. Kita akan bicarakan baik-baik agar pasar Mangkikit bisa difungsikan," ujar Johny Tangkere, Senin, 26 Mei 2025.
Proses pemulihan pasar tersebut, menurut Johny, membutuhkan waktu sekitar empat bulan. Ia menekankan pentingnya pendekatan yang hati-hati untuk menghindari potensi masalah hukum.
"Untuk memfungsikan kembali pasar Mangkikit memerlukan waktu sekitar 4 bulan. Kalau dua bulan terlalu cepat. Kita juga harus menghindari kasus hukum yang melibatkan pemda," tambahnya.
Johny menegaskan komitmennya untuk menjalankan perintah Bupati Kotim agar Pasar Mangkikit kembali beroperasi. Ia juga menyatakan akan mengevaluasi perkembangan secara bertahap.
"Nanti setelah berjalan dan jikalau ada masalah kita selesaikan secara bertahap. Karena saya janji ke bapak bupati pasar Mangkikit ini jalan, sehingga harus ada progresnya. Perintah ini jangan didiamkan," tegasnya.
Namun, Johny juga memberikan peringatan kepada pihak kontraktor. Jika PT. Heral Eranio Jaya tidak menunjukkan itikad baik untuk bernegosiasi dan menerima hasil kajian konsultan, maka akan diambil langkah-langkah selanjutnya.
"Tapi nanti kalau dari PT. Heral Eranio Jaya tidak ada niat baik untuk bertemu dan membicarakan masalah pasar ini, salah satunya setuju dengan hasil konsultan yang sudah menghitung itu," ungkapnya.
Pemerintah Kotim berharap agar Pasar Mangkikit dapat segera beroperasi kembali dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Pasalnya, saat ini pedagang yang dipindahkan ke pasar subuh tengah menuntut pemerintah daerah setempat agar Pasar Mangkikit segera difungsikan karena pasar sekarang yang mereka tempati tidak representatif karena kumuh.
Sementara Pasar Mangkikit saat ini pembangunannya masih belum rampung sepenuhnya. (DEVIANA/H)









