PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Tim Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKP) Kota Palangka Raya melakukan pengambilan dan pengujian sampel pangan segar di Pasar Datah Manuah dan Pasar Rajawali. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keamanan pangan yang beredar di masyarakat.

Kepala DPKP Palangka Raya, Sugianto, menjelaskan bahwa pengujian sampel pangan segar ini dilakukan untuk memastikan bahwa pangan yang dijual di pasar aman dikonsumsi dan bebas dari cemaran berbahaya. Hal ini penting untuk melindungi kesehatan masyarakat.

"Pengujian ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mengawasi dan memastikan keamanan pangan di Kota Palangka Raya," kata Sugianto pada Selasa, 27 Mei 2025.

Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan pangan untuk mencegah penyakit yang disebabkan oleh konsumsi pangan yang tidak aman.

Tim OKKPD mengambil sampel berbagai jenis pangan segar yang dijual di kedua pasar tersebut. Sampel kemudian dibawa ke laboratorium untuk dilakukan pengujian secara komprehensif. Pengujian meliputi berbagai aspek, termasuk kandungan zat berbahaya dan cemaran mikroba.

Hasil pengujian sampel pangan segar di Pasar Datah Manuah dan Pasar Rajawali menunjukkan hasil yang baik. Tidak ditemukan zat-zat berbahaya atau cemaran yang membahayakan kesehatan konsumen.

Hal ini menunjukkan bahwa pangan segar yang beredar di kedua pasar tersebut aman untuk dikonsumsi.

DPKP Palangka Raya akan terus melakukan pengawasan dan pengujian secara berkala untuk memastikan keamanan pangan di pasar-pasar tradisional dan modern di Kota Palangka Raya.

"Upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk melindungi kesehatan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup," pungkasnya. (PATHUR/j)