BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Tengah, H. Aryawan, menjadi narasumber pada Pertemuan Advokasi Pokjanal Posyandu Tingkat Kota Palangka Raya Tahun 2025 di Ballroom Swiss-Belhotel Palangka Raya.
Aryawan menjelaskan sejumlah strategi transformasi Posyandu, mulai dari penyatuan persepsi, pengembangan pelayanan, hingga penguatan pendanaan dan koordinasi kelembagaan.
"TP Posyandu adalah mitra kerja pemerintah Pusat, Daerah, Kelurahan/Desa, dan organisasi/lembaga kemasyarakatan lainnya yang berfungsi sebagai fasilitator, perencana, pelaksana, dan pembina pada masing-masing jenjang,” kata Aryawan di Palangka Raya, baru baru ini.
Ia juga menambahkan bahwa TP Posyandu bertugas melakukan pendampingan, pembinaan, pemantauan, serta evaluasi terhadap pengurus dan kader Posyandu.
Pertemuan ini turut dihadiri Ketua Tim Pembina Posyandu, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, yang menyampaikan pentingnya penataan kelembagaan Posyandu sesuai enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).
"Posyandu merupakan ujung tombak pemenuhan 6 (enam) bidang SPM… Oleh karena itu, penataan dan restrukturisasi Posyandu di tingkat Kelurahan perlu dilaksanakan,” ujar Aisyah. (HERMAWAN DP/H)
Aryawan Ingatkan Peran Posyandu Sebagai Mitra Pemerintah
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Kalteng Prioritas Penanganan Karhutla, BNPB: Bantuan Luar Negeri untuk Teknologi Pemadaman
Dua Kasus Lakalantas Terjadi saat Kabut Asap Tebal di Sampit, Dua Orang Tewas
Komentar (0)
Memuat komentar…







