BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) menjalin kerja sama dengan PT Krakatau Bandar Samudera untuk pengelolaan perairan dan pelabuhan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Krakatau Bandar Samudera yang telah menyambut baik kerja sama ini. Ini adalah langkah besar bagi pengembangan pelabuhan dan perairan di Kotim,” kata Halikinnor, Rabu, 28 Mei 2025.
Hal itu disampaikannya setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Jakarta pada Selasa, 27 Mei 2025. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Asisten I dan Asisten II Setda Kotim, serta Kepala Dinas Perhubungan Kotim.
Kerja sama ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan perairan dan pelabuhan di wilayah Kabupaten Kotim.
Lalu memperkuat kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam mendorong investasi dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
PT Krakatau Bandar Samudera sebagai Badan Usaha Pelabuhan (BUP) yang berpengalaman dalam pengelolaan jasa kepelabuhanan akan bersinergi dengan PT Habaring Hurung Sampit-Kalteng dan anak perusahaannya, PT Alur Mentaya Sejahtera, guna meningkatkan kualitas layanan pelabuhan dan sektor logistik di Kotim.
Kerja sama tersebut meliputi, pengelolaan pelayanan tunda/assist perairan di Jembatan Bajarum dan Jembatan Sei Cempaga, pengelolaan dermaga milik pemerintah daerah di wilayah Pelangsian, dan pengembangan kerja sama strategis lainnya yang saling menguntungkan.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap PT Krakatau Bandar Samudera dapat memberikan dukungan penuh kepada BUMD Kotim agar semakin kuat dalam pengelolaan pelabuhan dan membuka peluang kerja sama bidang lain,” ujarnya.
Pemkab Kotim meyakini kolaborasi ini akan meningkatkan PAD dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. (DEWI PATMALASARI/R)









