PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui partisipasi aktif dalam kegiatan nasional yang bertujuan menanggulangi peredaran gelap narkotika.

Komitmen ini ditunjukkan dengan keikutsertaan Pemkab Kobar dalam Webinar Diseminasi Kebijakan Tim Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Tahun 2025 yang digelar oleh Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri.

Kegiatan yang berlangsung secara daring ini diikuti dari Aula Bhineka Tunggal Ika di Kesbangpol Kobar dengan mengusung tema “Satukan Langkah Berantas Narkoba”.

Kepala Badan Kesbangpol Kobar, Edie Faganti, Rabu, 28 Mei 2025 menjelaskan kegiatan yang digelar 27 Mei 2025 ini sebagai upaya strategis untuk membangun kesepahaman dan kerja sama lintas sektor dalam menekan laju penyalahgunaan narkotika.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Kobar untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan daerah yang bersih dari narkoba. Ini adalah bagian dari prioritas pembangunan non-fisik yang harus terus kita dorong agar manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.

Edie Faganti juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dengan instansi pusat serta antar daerah guna mengimplementasikan poin ketujuh dari Asta Cita, yaitu memperkuat reformasi politik, hukum, birokrasi, serta pemberantasan korupsi dan narkoba.

“Kami akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor agar setiap program kerja berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Kobar,” jelasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan perwakilan instansi, antara lain dari Polres Kobar, BNNK Kobar, organisasi masyarakat serta perwakilan berbagai SKPD. (WAHYU KRIDA/R)