BORNEONEWS, Palangka Raya - Tim Petugas Pengambil Contoh Uji (PPCU) Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Palangka Raya melakukan pengawasan ketat terhadap pengelolaan limbah di Kota Palangka Raya.
Hari ini, tim tersebut mengambil sampel air limbah dan air tanah dari dua lokasi usaha besar, yaitu Hotel Fovere dan Lippo Plaza. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya DLH untuk memastikan kepatuhan para pelaku usaha terhadap peraturan lingkungan.
Pengambilan sampel dilakukan secara teliti dan terdokumentasi dengan baik. Tim PPCU mengambil sampel dari berbagai titik untuk mendapatkan data yang representatif dan akurat. Sampel tersebut kemudian akan dibawa ke laboratorium untuk dilakukan pengujian kualitas air.
Hasil pengujian akan menjadi dasar penilaian terhadap kinerja pengolahan limbah kedua perusahaan tersebut.
Plt Kepala DLH Palangka Raya, Sugianto menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk memastikan para pelaku usaha di Palangka Raya benar-benar mengolah limbahnya sesuai standar yang telah ditetapkan.
"Kami ingin memastikan tidak ada pencemaran lingkungan akibat pembuangan limbah yang tidak terolah dengan baik," tegas Sugianto, Rabu, 28 Mei 2025.
Sugianto menambahkan bahwa pengawasan terhadap pengelolaan limbah merupakan bagian penting dari upaya pemerintah kota untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
DLH berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan penegakan hukum terhadap perusahaan yang melanggar peraturan lingkungan. Sanksi tegas akan diberikan kepada perusahaan yang terbukti membuang limbah tanpa pengolahan yang memadai.
Selain Hotel Fovere dan Lippo Plaza, DLH Palangka Raya juga berencana untuk melakukan pengawasan serupa di sejumlah lokasi usaha lainnya di kota ini. Pengawasan akan difokuskan pada perusahaan-perusahaan yang berpotensi menghasilkan limbah dalam jumlah besar.
Hal ini untuk mencegah terjadinya pencemaran lingkungan yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat.
DLH Palangka Raya berharap dengan adanya pengawasan yang ketat ini, para pelaku usaha akan lebih bertanggung jawab dalam mengelola limbah yang dihasilkan.
Kerja sama antara pemerintah dan pelaku usaha sangat penting untuk mewujudkan Palangka Raya yang bersih, sehat, dan lestari.
"Upaya ini juga sejalan dengan program pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang ramah dan berkelanjutan," pungkasnya. (PATHUR/R)









