BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemuda Katolik Komisariat Cabang atau Komcab Kota Palangka Raya mengadakan diskusi santai bersama Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia atau BEI Wilayah Kalimantan Tengah, yang turut didampingi oleh tim dari Capital Consultant PT BEI Kalteng.
"Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang sebelumnya telah dijalin antara Pengurus Pusat Pemuda Katolik dan Bursa Efek Indonesia pada 23 Mei 2025 di Jakarta," kata Ketua Pemuda Katolik Komcab Palangka Raya, Lintalia dalam rilisnya kepada Borneonews, Rabu, 28 Mei 2025.
Pertemuan ini disambut antusias oleh jajaran pengurus Komcab Palangka Raya sebagai bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan literasi keuangan dan pemahaman pasar modal bagi kader-kader muda Katolik di wilayah Kalimantan Tengah, khususnya di wilayah Kota Palangka Raya.
Diskusi berlangsung dalam suasana santai namun sarat makna, dengan pembahasan yang mencakup berbagai peluang kolaborasi, termasuk teknis pelaksanaan Sekolah Pasar Modal atau SPM, bentuk pendampingan dari BEI, serta strategi untuk menjangkau generasi muda agar lebih melek investasi dan memiliki kesiapan ekonomi yang kuat.
"Kami ingin membuka wawasan finansial generasi muda Katolik, terutama para kader Pemuda Katolik di Komcab Palangka Raya. BEI menyambut semangat kami dalam membentuk kader yang siap secara ekonomi dan sadar akan pentingnya investasi," ujar Lintalia lagi.
Sementara itu, Kepala BEI Perwakilan Kalimantan Tengah, Stephanus Cahyo Adiraja menyampaikan dukungannya atas program ini dan menegaskan komitmen BEI dalam mendorong edukasi pasar modal secara inklusif dan bertanggung jawab.
"Kami siap memfasilitasi pelatihan serta mendampingi kader Pemuda Katolik dalam memahami dunia pasar modal secara lebih dalam. Inisiatif ini sangat relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini," jelasnya.(TESTI PRISCILLA/R)









