PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya memberikan hibah kepada 16 Badan Penanggulangan Kebakaran (BPK) Swakarsa di Kota Palangka Raya.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menyampaikan bahwa total hibah yang diberikan pada tahun 2025 mencapai Rp 600 juta, dengan rincian masing-masing BPK Swakarsa menerima Rp 37,5 juta.

Penyaluran hibah ini ditujukan untuk mendukung operasional dan peningkatan kapasitas BPK Swakarsa dalam penanggulangan kebakaran.

"Pemilihan penerima hibah telah melalui proses verifikasi dan dinyatakan layak menerima bantuan tersebut," katanya, Rabu, 28 Mei 2025.

Dari total 36 BPK Swakarsa yang terdaftar di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya, hanya 21 BPK yang mengajukan proposal. Setelah melalui proses seleksi dan verifikasi, hanya 16 BPK Swakarsa yang memenuhi kriteria dan berhak menerima hibah tahun ini.

Lima BPK Swakarsa yang belum memenuhi kriteria akan didorong untuk mengajukan proposal kembali pada tahun berikutnya. Pemkot Palangka Raya berkomitmen untuk terus mendukung dan meningkatkan kapasitas seluruh BPK Swakarsa di Kota Palangka Raya.

Berikut daftar 16 BPK Swakarsa yang menerima hibah tahun 2025: BPK Swakarsa Amin Subur, BPK Swakarsa Anna Mantikei, BPK Swakarsa Arjuna, BPK Swakarsa Banda Raya, BPK Swakarsa Banua Lima.

BPK Swakarsa Bintang Utama, BPK Swakarsa Harapan Pemuda, BPK Swakarsa Hiu Putih, BPK Swakarsa Jati Siaga, BPK Swakarsa Kampung Baru, BPK Swakarsa Muhajirin, BPK Swakarsa Pahandut Seberang, BPK Swakarsa Pinus Permai, BPK Swakarsa Putra Pahandut, BPK Swakarsa Seth Adji, dan BPK Swakarsa Sumber Usaha.

"Pemko Palangka Raya berharap dengan adanya bantuan hibah ini, para relawan pemadam kebakaran swakarsa dapat lebih optimal dalam menjalankan tugasnya dan berkontribusi dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat Kota Palangka Raya dari ancaman kebakaran," pungkasnya. (PATHUR/j)