BORNEONEWS, Palangka Raya – Menghadapi potensi musim kemarau yang kemungkinan dimulai 11 Juni 2025, Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran mendorong seluruh kepala daerah untuk mengambil langkah konkret dalam kesiapsiagaan Karhutla.
Salah satu langkah yang ditekankan adalah menetapkan status siaga darurat bencana Karhutla di tingkat kabupaten dan kota sebagai dasar penetapan status siaga tingkat provinsi.
“Lakukan langkah-langkah konkret. Jika perlu, segera tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla Tingkat Kabupaten Kota, sesuai peraturan berlaku,” ujar Gubernur di Palangka Raya, Rabu, 28 Mei 2025.
Agustiar menyampaikan setidaknya ada 75 pos Lapangan, dengan personel dari MPA didampingi babinsa dan bhabinkamtibmas, yang telah siap melaksanakan patroli pada wilayah rawan karhutla, ketika musim kemarau tiba.
Ia mengingatkan penerapan status siaga akan membuka akses pemanfaatan sumber daya secara maksimal, termasuk penggunaan helikopter patroli dan operasi modifikasi cuaca.
Langkah ini dianggap krusial dalam mengantisipasi potensi kebakaran, sekaligus mempercepat respons di lapangan agar tidak terjadi keterlambatan penanganan. (HERMAWAN DP/j)









