PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kini memiliki armada baru yang unik. Unit baru ini tidak hanya memperkuat sarana operasional, tetapi juga mengusung sentuhan lokal dengan motif Perisai Dayak.

Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kobar, Syahruni, melalui Plt Sekretaris Dinas, Dwi Agus Suhartono, menyampaikan bahwa unit baru tersebut diberi nama Damkar 015. Meskipun saat ini progres pengerjaannya baru mencapai 90 persen, pihaknya memastikan unit ini bisa dioperasikan sepenuhnya pada akhir Juni 2025.

"Penambahan unit ini merupakan bagian dari upaya kami untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam kesiapan menghadapi tantangan saat penanganan kebakaran di lapangan," ujar Dwi Agus Suhartono, Rabu, 28 Mei 2025.

Damkar 015 dilengkapi dengan spesifikasi doble gardan, sehingga diharapkan mampu menjangkau wilayah-wilayah yang sulit diakses oleh armada biasa. Kapasitas tangkinya mencapai 4.000 liter, menjadikannya tambahan yang signifikan bagi armada Damkar Kobar.

"Saat ini kami memiliki total 12 unit mobil Damkar, dan unit baru ini akan memperkuat kinerja kami di lapangan. Ke depan, prioritas kami adalah penambahan unit mobil tangga, mobil rescue, serta penambahan personel lapangan," tambahnya.

--page


Dwi Agus menyebutkan, saat ini jumlah personel Damkar Kobar masih sangat minim, yaitu hanya 22 orang. Padahal idealnya, Kobar memerlukan setidaknya 222 personel untuk menjangkau seluruh wilayah secara maksimal.

"Harapan kami sampai tahun 2027 bisa mendapat tambahan minimal 40 personel lagi agar kinerja di lapangan semakin optimal," imbuhnya.

Yang menarik, Damkar 015 menjadi unit pertama di Kalimantan Tengah yang mengusung unsur budaya lokal, yaitu motif Perisai Dayak. Menurut Dwi Agus, penggunaan motif ini bukan hanya aspek estetika, melainkan juga sarat makna.

"Ini pertama kali di Kalimantan Tengah, unit Damkar menggunakan sentuhan lokal. Kami terinspirasi dari semangat juang masyarakat Dayak saat berperang. Perisai Dayak ini melambangkan keberanian dan ketangguhan, yang kami harap bisa menjadi motivasi personel Damkar dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan," jelasnya.

Ia menegaskan, makna dari perisai ini sangat relevan dengan semangat para petugas Damkar yang selalu siaga, tidak mengenal lelah, dan pantang menyerah dalam menjalankan tugas.

Dengan hadirnya Damkar 015, Dinas Damkar dan Penyelamatan Kobar berharap bisa terus meningkatkan profesionalisme dan pelayanan kepada masyarakat, serta memperkuat identitas lokal yang menjadi kebanggaan bersama. (DANANG/Y)