BORNEONEWS, Palangka Raya - Upaya meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil perkebunan kelapa sawit terus dilakukan melalui penguatan sumber daya manusia atau SDM petani. Dalam rangka program Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit atau DM PKS, Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP bersama Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian kembali mengadakan pelatihan bagi petani sawit.
Pelatihan ini menggandeng Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta atau AKPY sebagai mitra penyelenggara. Dua sesi pelatihan berlangsung di Palembang, Sumatera Selatan.
Sebanyak 123 peserta dari Kabupaten Musi Rawas mengikuti pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit, sementara 32 peserta dari Kabupaten Ogan Komering Ilir atau OKI menjalani pelatihan Manajemen & Administrasi Keuangan.
Direktur AKPY, Dr Sri Gunawan, menekankan pentingnya pelatihan bagi petani sawit, mengingat luasnya perkebunan rakyat yang mencapai 41 persen dari total kebun sawit di Indonesia.
"Namun, berbagai tantangan seperti penggunaan bibit palsu, pemeliharaan yang kurang optimal, serta pengelolaan keuangan yang belum terstandarisasi masih menjadi kendala utama," kata Dr Sri dalam rilisnya pada Rabu, 28 Mei 2025.
--page
Dalam pelatihan, peserta memperoleh materi dari narasumber akademisi dan praktisi kebun, serta mendapat kesempatan kunjungan langsung ke perkebunan perusahaan guna melihat praktik terbaik.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan, Dian Eka Putra menyatakan dukungannya terhadap pelatihan ini, menegaskan bahwa SDM yang kompeten menjadi kunci keberlanjutan industri sawit. (TESTI PRISCILLA/Y)









