BORNEONEWS, Sampit - Rabu, 28 Mei 2025 pagi sekitar pukul 09.00 WIB, ratusan orangtua santri dan santriwati berkumpul di lapangan Pondok Pesantren Darul Amin Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Suasana ramai terpampang di pondok pesantren yang jumlah santrinya mencapai 1.000 orang tersebut. Para orangtua datang sebagai tamu undangan untuk menyaksikan perpisahan anak-anak mereka yang menimba ilmu di pesantren tersebut.
Kegiatanpun dimulai dengan sambutan para pimpinan pondok pesantren, hingga diakhiri dengan sambutan dai Pimpinan Pondok Pesantren Darul Amin Sampit Ustadz Ahmad Rayyan Zuhdi Abror.
Awalnya sambutan tersebut nampak seperti pada umumnya, yakni pesan seorang murobbi (pengasuh) kepada para santri dan santriwatinya. Hingga menjelang penghujung sambutan, pimpinan pondok meminta kepada seluruh santri-santriwatinya yang berjumlah 214 orang untuk berdiri, dan mendatangi kedua orangtua mereka.
Para santri dan santriwatipun diminta untuk memeluk dan mencium kaki orangtuanya masing-masing. Disitulah terpampang suasana haru dan isak tangis dari para santri dan orangtua. Mereka nampak tak bisa menahan air mata, seakan hari itu menjadi sebuah moment yang membanggakan sekaligus kesempatan untuk temu kangen yang beberapa tahun terakhir jarang dilakukan, karena meraka fokus untuk menuntut ilmu agama.
Suasana haru itupun terjadi beberapa saat, hingga akhirnya kegiatan perpisahan dilanjutkan kembali dengan rangkaian lainnya.
Santri-santriwati yang mengikuti perpisahan tersebut yakni tingkat SMP dan SMA. Jumlahnya sebanyak 214 orang yang terbagi dari 110 santri putra dan 105 santri putri. Jumlah tersebut terdiri dari 146 santri dan santriwati SMP dan 68 santri dan santriwati SMA.
Pimpinan Pondok Pesantren Darul Amin Ustad Ahmad Rayyan Abror mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk mengakhiri jenjang masa pendidikan dan dilaksanakan untuk kenang-kenangan kepada seluruh santri dan santriwati tahun ajaran 2024/2025.
"Harapan saya untuk santri yang telah lulus agar selalu berbakti kepada orang tua, dan ilmu yang didapatkan selama ini dapat diamalakan kepada diri sendiri dan tentunya kepada masyarakat," kata Ustad Ahmad Rayyan Abror pimpinan Pondok Pesantren Darul Amin Sampit, Rabu, 28 Mei 2025.
Rangkaian demi rangkaian acara serta penampilan santri dan santriwati pada acara perpisahan juga membuat para orang telah menitipkan anaknya untuk bersekolah di Pondok Pesantren Darul Amin terharu oleh suasana acara.
"Semoga para santri dan santriwati yang telah lulus di tahun ini dapat menjadi SDM yang unggul di kalteng khususnya di Kotim. Agar bermanfaat ketika ditengah tengah masyarakat," jelas Ustad Rayyan.
Tidak hanya itu, pada tahun mendatang yakni tahun ajaran 2025/2026, penerimaan calon santri dan santriwarti Pondok Pesantren Darul Amin dibanyaki peminat. Hal itu terlihat saat ini yang telah mendaptarkan sudah melebihi kuota.
"Alhamdulillah, tahun ini sudah banyak yang mendaftar, dan melebihi target yang kita harapkan. Ini menunjukan bahwa kepercayaan masyarakat kepada kami untuk menitipkan anaknya melakukan pendidikan disini sudah sangat baik," tutup Ustad Rayyan. (BUDDI RAHMAT H/H)









