BORNEONEWS, Palangka Raya - Tahapan Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2025 tengah berlangsung dengan antusiasme tinggi dari generasi muda. Sejak dibuka pendaftarannya pada 2 Februari 2025, sebanyak 49 peserta dari berbagai kabupaten di Kalimantan Tengah telah mendaftarkan diri dan lolos seleksi administrasi.
Mereka tidak hanya berasal dari Kota Palangka Raya, tetapi juga dari wilayah lain, menunjukkan semangat yang luas dalam pemeliharaan bahasa dan literasi.
"Untuk mendapatkan duta bahasa terbaik, panitia menetapkan serangkaian tahapan seleksi yang cukup kompleks," kata Kepala Balai Bahasa Kalteng, Sukardi Gau dalam rilisnya pada Rabu, 28 Mei 2025.
Mulai dari pembinaan daring, seleksi kebahasaan, seleksi konten digital, hingga wawancara, seluruh proses ini berlangsung pada 8 hingga 16 Mei 2025.
"Seleksi ini dirancang agar peserta tidak hanya memiliki kecakapan berbahasa, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dalam pengutamaan bahasa Indonesia, pelestarian bahasa daerah, serta penguasaan bahasa asing," terang Sukardi.
Selama sesi pembinaan, para peserta mendapatkan berbagai materi penting yang berkaitan dengan kebahasaan dan literasi. Narasumber yang kompeten membimbing mereka dalam memahami strategi Trigatra Bangun Bahasa. Diskusi interaktif yang terjadi antara peserta dan narasumber menumbuhkan pemikiran inovatif yang diharapkan menghasilkan gagasan nyata untuk Krida Duta Bahasa.
Proses ini sekaligus memperkuat kepedulian generasi muda terhadap kondisi kebahasaan di sekitar mereka.
Sesi wawancara menjadi salah satu tahap penting dalam pemilihan ini, bertujuan untuk menggali lebih dalam kemampuan, komitmen, serta pemahaman peserta terhadap nilai-nilai kedutabahasaan. Pewawancara yang berasal dari berbagai latar belakang ilmu memberikan pertanyaan yang menantang. Selain aspek kebahasaan, isi dan cara peserta menjawab pertanyaan juga menjadi pertimbangan penilaian.
"Sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan teknologi, seleksi konten digital turut menjadi bagian dari pemilihan duta bahasa tahun ini," katanya lagi.
Seleksi ini bertujuan menguji keterampilan peserta dalam menyajikan informasi kebahasaan, sastra, dan literasi melalui media sosial. Dengan demikian, mereka diharapkan mampu menyebarkan pengetahuan kepada masyarakat secara digital dan konvensional.
Finalis dari pemilihan ini akan menjalani pembinaan luring sebelum mencapai tahap puncak penganugerahan di Palangka Raya. Dengan semangat dan kompetensi yang mereka miliki, para finalis Duta Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah diharapkan dapat berkontribusi dalam mengedukasi masyarakat serta memperkuat kecintaan terhadap bahasa dan budaya Indonesia. (TESTI PRISCILLA/H)









