PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2025 telah mencapai tahap akhir dengan diumumkannya daftar finalis yang berhasil lolos seleksi, setelah melalui tiga tahapan penilaian, yakni seleksi kebahasaan, seleksi konten digital, dan wawancara, panitia menetapkan 20 peserta terbaik.

"Finalis tersebut terdiri atas sepuluh peserta putra dan sepuluh peserta putri yang akan melanjutkan ke tahap berikutnya," kata Kepala Balai Bahasa Kalteng, Sukardi Gau dalam rilisnya pada Rabu, 28 Mei 2025.

Para finalis putra yang terpilih adalah Michael Christian de Sylvanus, I Made Juniar Ardika, Mohammad Zuhal Alifardani, Yeheskia, Bobitia Putra Wijaya, Fajar Alfitra Dennis Aditama, Alfian Marghibani, Juan Crespo, Rindi Juniari Saputra, dan Gratsia Christopher. Mereka telah menunjukkan keterampilan kebahasaan yang unggul serta inovasi dalam menyampaikan konten literasi melalui berbagai platform.

Di sisi lain, finalis putri yang berhasil lolos terdiri atas Elsa Tysia, Valentina Aguilera, Melinda Septa Natalina, Alicia Dhela Setiani, Jessica Alexandra Roselia, Anjeli Yusiana, Diva Davita, Avillia Yufensi Ngagalan, Patmawati, dan Elma Chaerani. Kesepuluh peserta ini dinilai memiliki pemahaman yang mendalam terhadap kebahasaan serta peran strategis dalam mengedukasi masyarakat.

Setelah diumumkan sebagai finalis, mereka akan menjalani tahap Pembinaan Luring yang bertujuan untuk mempersiapkan mereka dalam menjalankan tugas sebagai Duta Bahasa.

"Pembinaan ini akan berlangsung dalam bentuk pelatihan intensif, diskusi interaktif, serta pembekalan terkait Trigatra Bangun Bahasa yang mencakup pengutamaan bahasa Indonesia, pelestarian bahasa daerah, dan penguasaan bahasa asing," terang Sukardi lagi.

Puncak Penganugerahan Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2025 akan diselenggarakan secara tatap muka di Palangka Raya. Acara ini menjadi momen krusial di mana para finalis akan menunjukkan hasil pembinaan mereka sebelum akhirnya terpilih sebagai Duta Bahasa yang siap menjalankan amanat dalam meningkatkan literasi dan kebahasaan di Kalimantan Tengah.

"Dengan semangat dan dedikasi yang telah ditunjukkan oleh para peserta, ajang pemilihan Duta Bahasa ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berperan aktif dalam memajukan kebahasaan dan literasi di tengah masyarakat. Mereka akan menjadi ujung tombak dalam mengedukasi serta menginspirasi lebih banyak orang untuk mencintai bahasa dan budaya Indonesia," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/H)