BORNEONEWS, Jakarta - Wakil Ketua Umum Direktorat Bisbol Pengurus Besar Perserikatan Baseball Softball Seluruh Indonesia (PB Perbasasi), Leo Agus, mengatakan belum berencana melakukan naturalisasi pemain untuk timnas basket.
Dia menandaskan langkah itu belum masuk rencana kerja Perbasasi karena masih ingin memaksimalkan potensi pemain lokal.
"Sama seperti sepak bola, pengurus bisbol negara-negara lain melakukan naturalisasi, tetapi kami memang belum sampai ke sana," kata Leo kepada ANTARA usai pertandingan final Kejurnas Open Baseball Putra 2025, di Lapangan Baseball Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu.
Menurut dia, Perbasasi masih ingin fokus pada program pembinaan sesuai kelompok umur, mulai umur 12, 15, sampai di bawah 18 dan 23 tahun. Sedangkan untuk skuad senior, paling muda adalah 17 tahun.
Leo menambahkan, proses penguatan dan regenerasi timnas sudah berada di jalur yang diinginkan pengurus.
Selain mengandalkan para pemain lokal berbasis di dalam negeri, Perbasasi juga memantau sembilan pemain yang berkarier di luar negeri.
Mereka bakal hadir di Jakarta pada Agustus guna bergabung dalam persiapan SEA Games Thailand akhir Desember 2025.
ANTARA









