BORNEONEWS, Palangka Raya – Komando Resor Militer (Korem) 102 Panju Panjung menyatakan kesiapannya memberikan dukungan penuh dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Tengah.
Danrem 102 Panju Panjung, Brigjen TNI Wimoko, menegaskan komitmen tersebut dalam sebuah pernyataan resmi. Korem 102 siap mengerahkan personel dan materiil yang dimiliki untuk mendukung upaya pemadaman dan pencegahan Karhutla.
“Kami dalam hal ini Korem 102 Panju Panjung akan siap membantu baik personel maupun materil yang kami miliki untuk penanganan Karhutla,” tegas Brigjen TNI Wimoko.
Pria dengan pangkat satu bintang emas dipundaknya ini menekankan bahwa penanggulangan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Brigjen TNI Wimoko mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla.
Kerja sama yang solid antar instansi pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan masyarakat umum sangat penting untuk memaksimalkan efektivitas penanganan Karhutla.
Selain sinergi, inovasi dalam teknik dan strategi penanggulangan Karhutla juga perlu terus dikembangkan. Penerapan teknologi dan metode pemadaman yang efektif dan efisien sangat penting untuk meminimalisir dampak kerusakan lingkungan dan kerugian ekonomi akibat Karhutla.
Langkah taktis di lapangan juga perlu dioptimalkan. Hal ini mencakup peningkatan pengawasan, patroli rutin, dan respon cepat terhadap laporan kejadian Karhutla. Kesigapan dan koordinasi yang baik di lapangan sangat krusial untuk mencegah meluasnya kebakaran.
"Korem 102 Panju Panjung berkomitmen untuk terus mendukung upaya mewujudkan Kalimantan Tengah bebas kabut asap," pungkasnya. (PATHUR/R)









