BORNEONEWS, Palangka Raya - Perayaan Kenaikan Tuhan Yesus yang diselenggarakan Keuskupan Palangka Raya semakin meriah dengan lomba memancing yang diikuti oleh 80 peserta. Antusiasme umat dalam mengikuti ajang ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kegembiraan dalam merayakan momen penting ini.
Lomba memancing yang digelar pada Kamis, 29 Mei 2025 ini memiliki dua kategori utama dalam penilaiannya, yaitu ikan terberat dan ikan terkecil. Para peserta berupaya menangkap ikan dengan strategi masing-masing, memanfaatkan keahlian dan keberuntungan mereka dalam mendapatkan hasil terbaik.
Dalam suasana penuh semangat dan tawa, Uskup Keuskupan Palangka Raya, Mgr DR Aloysius M Sutrisna Atmaka, MSF, kembali menegaskan pesan yang telah disampaikannya sebelumnya.
"Ikan yang baik akan makan umpan dari orang baik, maka peserta diharapkan menangkap ikan terbaik dengan cara yang jujur dan penuh kebersamaan," kata Uskup.
Sejumlah peserta yang bukan hanya umat melainkan juga para Rohaniawan menunjukkan keterampilan luar biasa dalam memancing, menghasilkan tangkapan yang mengejutkan. Ada yang berhasil memperoleh ikan berukuran besar, sementara beberapa peserta lainnya justru mendapat ikan dengan ukuran yang sangat kecil, menciptakan dinamika kompetisi yang menarik di antara para peserta.
"Lomba memancing ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana bagi umat untuk menikmati kebersamaan dalam suasana sukacita," kata Uskup lagi.
Keuskupan Palangka Raya berharap acara ini dapat memperkuat tali persaudaraan serta menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan kebaikan dalam kehidupan umat, sejalan dengan pesan spiritual yang disampaikan dalam perayaan Kenaikan Tuhan Yesus. (TESTI PRISCILLA/H)









