BORNEONEWS, Sampit – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Juliansyah menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mendukung petani lokal untuk mewujudkan swasembada pangan.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat adalah kunci untuk mendorong kemandirian pangan di daerah.
“Ini langkah bagus. Kita mendukung penuh dan ke depan harus lebih ditingkatkan lagi. Dengan kebersamaan dan komitmen, saya yakin swasembada pangan bisa kita capai, dan dampaknya akan langsung dirasakan petani,” kata Juliansyah, Kamis, 29 Mei 2025.
Hal itu disampaikannya setelah menghadiri kegiatan Gerakan Menanam Padi Serentak di Desa Sumber Makmur, Kecamatan Mentaya Hilir Utara pada Rabu, 28 Mei 2025.
Lanjutnya, dirinya menyoroti perlunya dukungan dari dinas-dinas teknis, terutama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, untuk penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan).
Tak kalah penting, Dinas SDABMBKPRKP juga diminta untuk mempercepat pembangunan dan perbaikan jalan usaha tani. Jalan-jalan tersebut dinilai sangat krusial untuk memperlancar akses distribusi hasil panen dan menekan biaya produksi.
“Kalau akses mudah, biaya produksi bisa ditekan. Petani juga lebih semangat karena merasa didukung pemerintah,” tambahnya.
Juliansyah juga mendorong perluasan lahan pertanian pada area-area yang belum termanfaatkan secara optimal. Menurutnya, pembukaan lahan baru harus menjadi program berkelanjutan dengan dukungan regulasi dan anggaran dari pemerintah daerah.
“Kami di DPRD siap mendukung dari sisi regulasi maupun anggaran. Pembukaan lahan baru perlu terus diperluas untuk memperkuat produksi pangan daerah,” ujarnya.
Selain produksi, sistem pemasaran hasil pertanian, terutama gabah, turut menjadi perhatian. Juliansyah berharap pemerintah daerah dapat menciptakan sistem distribusi yang jelas, termasuk membangun kemitraan dengan pelaku usaha untuk memudahkan petani menjual hasil panen mereka.
“Pemasaran juga harus dipikirkan. Jangan sampai petani bingung ke sana ke mari menjual gabahnya. Pemerintah harus hadir mencarikan solusi,” katanya.
Lebih lanjut, dirinya mengapresiasi kegiatan gerakan menanam padi serentak yang dilaksanakan di Desa Sumber Makmur. Ia menyebut program ini sebagai bentuk nyata dukungan terhadap petani serta upaya konkret untuk mencapai swasembada pangan.
“Program seperti ini harus terus didorong. Ini memberi semangat kepada petani dan memperkuat kerja sama antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat,” pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/H)









