SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Menjelang Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah, para pedagang hewan kurban di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mulai menikmati peningkatan penjualan. Salah satunya Muhammad Syafi, pedagang sapi dan kambing kurban yang mengaku mendapatkan keuntungan tahun ini.

"Alhamdulillah tahun ini penjualan sangat aman. Untuk sapi sudah habis terjual 70 ekor dan kambing tersisa sekitar 40 ekor dari total 280 ekor," ujar Syafi, Jumat, 30 Mei 2025.

Menurut Syafi, harga sapi kurban tahun ini relatif stabil, berkisar antara Rp16 juta hingga Rp40 juta tergantung ukuran dan bobot. Sapi dengan bobot terkecil sekitar 65 kg, sementara yang terbesar mencapai 220 kg.

Sedangkan harga kambing kurban juga bervariasi mulai dari Rp3,2 juta hingga Rp6,5 juta dengan bobot mulai dari 7 hingga 17 kilogram.

"Penjualan tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Bahkan masih ada pesanan 5 ekor sapi dari perusahaan yang akan kami datangkan dari Pangkalan Bun," katanya. 

Syafi menambahkan, sebagian besar sapi yang ia jual berasal dari Madura, Jawa Timur. Menjelang hari raya, dirinya memastikan semua hewan kurban yang dijual telah melalui pemeriksaan kesehatan oleh Dinas terkait.

"Pemeriksaan dari dinas sudah dilakukan sejak setengah bulan lalu. Jadi hewan-hewan yang dijual di sini sehat dan siap kurban," tambahnya.

Lebih lanjut, hewan-hewan kurban pesanan pelanggan tersebut akan mulai didistribusikan H-2 hingga H-1 Hari Raya Iduladha. (DEWI PATMALASARI/j)