BORNEONEWS, Sukamara – Diduga akibat konsleting listrik mengakibatkan dua unit rumah dinas di lokasi Balai Benih Ikan (BBI) di Dusun Terantang, Desa Natai Sedawak, Kecamatan Sukamara hangus terbakar.

Tterbakarnya rumah yang ditempati oleh penjaga balai benih milik Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Sukamara tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB saat penghuni sedang tidak ada ditempat.

Tobing, warga yang menyaksikan kejadian tersebut mengatakan bahwa kebakaran berasal dari bagian belakang atau dapur salah satu rumah. Saat itu penjaga rumah dinas sedang tidak di lokasi kejadian sehingga menyebabkan kebakaran menjadi tidak terkendali dan menghabiskan dua rumah tersebut.

“Saat saya pergi ke kebun saya mencium bau seperti kabel terkabakar. Saat saya mencari sumbernya ternyata api sudah membakar bagian belakang rumah dinas,” ujar Tobing, Senin (17/10/2016).

Menurut Tobing, akibat dari kebakaran tersebut kerugian ditaksir mencapai mencapai Rp100 Juta. Sedangkan untuk kerugian yang ditanggung oleh penjaga rumah dinas masih belum bisa dipastikan.

“Kami sudah melaporkan kejadian ini ke pihak dinas, tinggal menunggu mereka apakah dilaporkan ke pihak berwajib atau tidak,” ungkap Tobing.

Sementara itu, Yudi, penjaga BBI yang menempati rumah dinas tidak bisa dimintai keterangan lebih banyak karena masih syock saat melihat rumah yang ditinggalinya habis terbakar. Ia hanya mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar 30 menit dan menghabiskan dua bangunan rumah dinas tersebut.

“Api berhasil dipadamkan setelah 30 menit dengan dibantu dua mobil damkar” ujar Yudi. (MG-13/m)