BORNEONEWS, Palangka Raya - Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya menggelar razia rutin guna meningkatkan keamanan dan ketertiban di lingkungan lembaga pemasyarakatan. Razia yang dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP), Sabini, melibatkan jajaran Kamtib, staf KPLP, dan petugas jaga.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh di setiap sudut kamar hunian warga binaan. Petugas dengan teliti memeriksa setiap barang milik warga binaan untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang beredar di dalam lapas.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya, Hani Anggraeni, menyatakan bahwa razia rutin ini merupakan bentuk komitmen dalam menciptakan suasana Lapas yang aman dan tertib. Kegiatan ini dilakukan secara berkala untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang.
"Razia rutin ini bertujuan untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang, seperti narkoba, senjata tajam, atau alat komunikasi ilegal," jelas Kalapas Hani Anggraeni, Sabtu, 31 Mei 2025.
Barang-barang tersebut dinilai dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam Lapas, serta berpotensi memicu berbagai permasalahan.
--page
Dalam razia kali ini, petugas tidak menemukan barang terlarang. Keberhasilan razia ini menunjukkan efektivitas upaya pengawasan dan pengamanan yang dilakukan oleh petugas Lapas.
Namun, razia rutin akan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan keamanan tetap terjaga. Kegiatan razia diakhiri dengan pengarahan kepada warga binaan oleh Ka. KPLP.
Pengarahan tersebut menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan bersama di lingkungan Lapas.
"Dengan adanya razia rutin dan kerjasama yang baik, diharapkan Lapas Perempuan Palangka Raya dapat menciptakan lingkungan yang kondusif, aman, dan tertib," pungkasnya. (PATHUR/y)









