PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi III DPRD Palangka Raya, Sigit Widodo, menegaskan pentingnya keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di kota setempat. 

Salah satu langkah konkret yang diusulkan adalah penunjukan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai pendamping anak-anak yang berstatus stunting maupun yang berisiko terdampak.

Menurut Sigit, peran kepala OPD tidak hanya sebatas administratif, namun juga diharapkan menyentuh langsung kehidupan masyarakat melalui pendampingan dan perhatian khusus terhadap anak-anak yang mengalami kekurangan gizi kronis tersebut.

“Setiap kepala OPD kami minta menjadi pendamping anak-anak stunting. Dengan keterlibatan langsung para pimpinan perangkat daerah, kami harap penanganan stunting bisa lebih terarah dan efektif,” ujarnya, Sabtu, 31 Mei 2025.

Selain itu, Sigit juga mendorong keterlibatan organisasi masyarakat, dunia usaha, dan lembaga lainnya dalam program pencegahan dan penanganan stunting di Kota Palangka Raya. 

Menurutnya, dukungan lintas sektor sangat dibutuhkan agar upaya penurunan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata.

“Kita harus bergerak bersama. Stunting bukan hanya masalah kesehatan, tapi menyangkut masa depan generasi kita. Dukungan dari ormas, dunia usaha, akademisi, dan lembaga lain sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap isu stunting, mengingat dampaknya yang dapat menghambat tumbuh kembang anak secara fisik dan kognitif. (MARINI/j)