BORNEONEWS, Tamiang Layang – Bupati Barito Timur, M Yamin, meninjau langsung pelatihan satuan pengamanan (Satpam) yang digelar di Asrama Haji Palangka Raya, Sabtu, 31 Mei 2025. Pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Perindustrian (Disnakertransperin) Kabupaten Barito Timur ini diikuti oleh 65 peserta dari berbagai desa dan kecamatan di Barito Timur.
Pelatihan satpam ini merupakan bagian dari program strategis 1.000 tenaga kerja terlatih, yang menjadi salah satu dari 20 program unggulan pemerintahan Bupati M Yamin dan Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu. Program ini bertujuan membekali masyarakat usia produktif dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
"Langkah ini adalah bentuk komitmen kami untuk tidak hanya memberi bantuan sementara, tapi menciptakan kesempatan kerja yang berkelanjutan. Dengan pelatihan ini, kami ingin anak-anak muda Bartim punya bekal keterampilan yang bisa langsung digunakan untuk mendapatkan pekerjaan," ujar Bupati M Yamin dalam keterangannya.
Pelatihan yang dilaksanakan sejak 30 Mei hingga 8 Juni 2025 ini terselenggara atas kerja sama dengan lembaga pelatihan PT Prima Security Indonesia. Materi pelatihan meliputi kedisiplinan, keterampilan teknis pengamanan, hingga etika profesi satpam sesuai standar industri jasa pengamanan nasional.
Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama penyaluran tenaga kerja dengan mitra industri.
"Kami menargetkan minimal 50 persen peserta pelatihan ini bisa langsung disalurkan ke dunia kerja pada tahun 2025. Ini bukan hanya pelatihan seremonial, tapi benar-benar membuka jalan bagi mereka untuk bekerja," tegas Yamin.
Bupati Yamin optimistis, pelatihan ini akan berkontribusi signifikan dalam menurunkan tingkat pengangguran terbuka dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Barito Timur.
Ia juga berharap program ini mendapat dukungan penuh dari semua pihak, termasuk dunia usaha, agar penyerapan tenaga kerja bisa lebih luas dan merata.
"Jika kita ingin Barito Timur maju, maka kita harus pastikan masyarakatnya memiliki keterampilan yang relevan dan akses ke dunia kerja yang terbuka. Itulah yang sedang kita lakukan hari ini," tutupnya. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)









