PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran mendorong kader GP Ansor untuk menjadi pelopor perdamaian di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya di Kalimantan Tengah.

Pesan ini disampaikannya saat membuka Konferwil ke-IX GP Ansor yang berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur, baru baru ini.

“Selain itu, kader harus meningkatkan literasi dan kapasitas diri untuk menghadapi tantangan digital, ideologis, dan sosial. Jaga marwah organisasi dengan akhlak mulia, tidak mudah terprovokasi, dan bijak dalam menyikapi arus informasi di media sosial,” kata Agustiar Sabran di Palangka Raya.

Ia menegaskan bahwa pengabdian kader Ansor dan Banser harus dijalankan dengan keikhlasan, sebagai bentuk ibadah dan tanggung jawab moral.

Menurutnya, falsafah Huma Betang dan Belom Bahadat menjadi dasar kuat bagi kader Ansor dalam memelihara kerukunan dan harmoni sosial.

Gubernur berharap Konferwil ini dapat melahirkan kepemimpinan baru yang memahami tantangan zaman sekaligus menjunjung tinggi nilai-nilai ke-Ansor-an. (HERMAWAN DP/H)