PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Ketua I DPRD Palangka Raya  membidangi Komisi I Hap Baperdu, menyoroti pentingnya proses pemilihan pengurus yang tepat dalam pembentukan Koperasi Merah Putih.

Menurutnya, salah satu kunci keberhasilan koperasi ini ke depan terletak pada kualitas kepengurusan yang dibentuk. 

Ia menekankan bahwa, kepengurusan harus diisi oleh individu yang benar-benar kompeten, berintegritas tinggi, serta bebas dari praktik nepotisme.

“Koperasi Merah Putih ini memiliki potensi besar untuk mendukung ekonomi kerakyatan. Maka dari itu, kita harus pastikan bahwa pengurusnya adalah orang-orang yang profesional, jujur, dan memiliki rekam jejak yang bersih. Jangan sampai ada unsur nepotisme atau kepentingan kelompok,” tegasnya, Minggu 1 Juni 2025.

Ia juga menyampaikan bahwa pembentukan koperasi bukan sekadar memenuhi formalitas kelembagaan, tetapi harus benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat luas, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dia berharap seluruh tahapan pembentukan Koperasi Merah Putih dilakukan secara transparan dan akuntabel. DPRD, menurutnya, siap mengawal proses ini agar berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik.

“Kami akan terus memantau agar koperasi ini tidak hanya berdiri di atas kertas, tetapi aktif menjalankan fungsinya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dengan adanya komitmen tersebut, diharapkannya Koperasi Merah Putih dapat menjadi model kelembagaan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kota Palangka Raya. (MARINI/R)