PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pada Mei 2025 inflasi year-on-year atau y-on-y di Provinsi Kalimantan Tengah tercatat sebesar 0,46 persen, dengan Indeks Harga Konsumen atau IHK mencapai 107,45. Kabupaten Sukamara mengalami inflasi tertinggi sebesar 1,14 persen, dengan IHK sebesar 109,54. Sementara itu, Kabupaten Kapuas mencatat inflasi terendah sebesar 0,21 persen, dengan IHK sebesar 108,00.

"Kenaikan inflasi y-on-y terutama dipengaruhi oleh meningkatnya indeks sebagian besar kelompok pengeluaran," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Kalteng, Agnes Widiastuti yang menyampaikan berita resmi statistik didampingi Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko pada Senin, 2 Juni 2025.

Agnes menjelaskan, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami kenaikan terbesar, yakni 8,26 persen. Kelompok pendidikan mencatat kenaikan sebesar 2,23 persen, diikuti oleh kelompok kesehatan sebesar 2,20 persen. Kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran mengalami kenaikan 2,11 persen, sementara kelompok pakaian dan alas kaki naik sebesar 2,07 persen.

"Di sisi lain, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya mengalami peningkatan indeks sebesar 1,28 persen, sedangkan kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga naik 0,55 persen," katanya.

Sementara itu, lanjutnya, beberapa kelompok mengalami penurunan indeks, termasuk kelompok transportasi yang turun 1,37 persen, serta kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mengalami penurunan sebesar 0,73 persen.

Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga juga mengalami penurunan indeks sebesar 0,37 persen, diikuti oleh kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan yang turun 0,15 persen. Penurunan indeks ini berkontribusi terhadap dinamika inflasi yang terjadi di berbagai sektor pengeluaran rumah tangga di Kalimantan Tengah.

"Selain inflasi y-on-y, data juga menunjukkan adanya tingkat deflasi month-to-month atau m-to-m di Kalteng pada Mei 2025 sebesar 0,53 persen. Sementara itu, tingkat inflasi year-to-date atau y-to-d di Mei 2025 tercatat sebesar 0,76 persen," jelasnya. (TESTI PRISCILLA/j)