BORNEONEWS, Palangka Raya - Setelah serangkaian agenda dalam Program Desa Ekosistem Keuangan Inklusif atau EKI Tahun 2025 di Sukamara oleh Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai rencana pengembangan Desa EKI di wilayah perdesaan.
Kepala Bagian Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis atau PEPK dan LMSt OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Andrianto Suhada menjelaskan konsep dan strategi yang akan diterapkan dalam program tersebut guna meningkatkan inklusi dan literasi keuangan bagi masyarakat desa.
”Pengembangan Desa EKI akan mencakup beberapa aspek utama, seperti akses layanan keuangan yang lebih luas, peningkatan kapasitas masyarakat dalam mengelola keuangan, serta integrasi sektor-sektor produktif dengan ekosistem keuangan inklusif,” kata Andrianto dalam rilisnya pada Senin, 2 Juni 2025.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, OJK, Lembaga Jasa Keuangan, dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah atau TPAKD, diharapkan implementasi program ini dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian desa.
”Selain pemaparan dari OJK, Penjabat Kepala Desa Sungai Bundung turut menyampaikan materi mengenai potensi unggulan desa yang dapat dikembangkan melalui program Desa EKI,” tuturnya.
Desa Sungai Bundung memiliki berbagai potensi ekonomi, seperti sektor pertanian, perikanan, dan usaha mikro, yang dapat diintegrasikan dengan akses pembiayaan dan layanan keuangan lainnya. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat desa dapat lebih mudah mendapatkan pendanaan untuk mengembangkan usaha mereka, sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal.
”Sebagai bagian dari kegiatan, sesi diskusi interaktif antara peserta dan narasumber juga digelar untuk memperjelas berbagai aspek program,” katanya.
Para peserta, yang terdiri dari pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan perwakilan masyarakat, berkesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mengenai langkah-langkah strategis dalam meningkatkan akses keuangan bagi desa. Diskusi ini menjadi wadah untuk menampung aspirasi serta memberikan pemahaman lebih mendalam terkait program Desa EKI dan manfaatnya bagi masyarakat.
Dengan adanya paparan dan diskusi ini, diharapkan seluruh pihak yang terlibat dapat memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai Desa EKI serta strategi pengembangannya. Ke depan, sinergi yang dibangun antara pemerintah, OJK, dan masyarakat diharapkan dapat tumbuh ekonomi desa dan memastikan keberlanjutan ekosistem keuangan yang inklusif. (TESTI PRISCILLA/j)









