SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Rimbun menyampaikan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk menindaklanjuti Surat Edaran Kementerian Kesehatan RI Nomor SR.03.01/C/1422/2025 terkait kewaspadaan terhadap peningkatan kasus Covid-19 di kawasan Asia.

"Terkait teknisnya, kami memang belum berkoordinasi langsung dengan Dinas Kesehatan, namun pasti akan kami lakukan. Kami akan mengikuti petunjuk dari Kementerian Kesehatan untuk menjaga agar Covid-19 tidak kembali menyebar di Kotim," kata Rimbun, Senin, 2 Juni 2025.

Surat edaran dari Kemenkes yang ditetapkan pada 23 Mei 2025 dan dipublikasikan di situs resmi Kemenkes pada 28 Mei 2025, menanggapi lonjakan kasus Covid-19 di beberapa negara Asia, seperti Thailand, Hong Kong, Malaysia, dan Singapura.

Dalam edaran tersebut, Kemenkes meminta seluruh instansi terkait, termasuk Dinas Kesehatan, UPT Bidang Kekarantinaan, laboratorium kesehatan masyarakat, dan fasilitas pelayanan kesehatan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Covid-19 dan potensi wabah lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kotim Umar Kaderi menyatakan pihaknya telah melakukan langkah antisipasi dan pemantauan terhadap potensi penyebaran Covid-19 di wilayah Kotim.

"Kami sudah mempelajari setiap surat edaran dari Kementerian. Sampai saat ini, Alhamdulillah, belum ada laporan kasus Covid-19 di Kotim. Namun kami tetap waspada dan menyiapkan alat kesehatan serta penyuluhan kepada masyarakat," ujar Umar.

--page

Menurutnya, seperti peningkatan kasus ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) di Kotim masih dalam kategori aman dan belum menunjukkan lonjakan signifikan.

“Kami mendorong masyarakat agar tetap menjaga kesehatan, memakai masker jika sakit, tidak keluar rumah jika mengalami gejala, serta menjaga pola hidup bersih dan sehat,” tuturnya.

Dinas Kesehatan Kotim juga terus melakukan penyuluhan melalui Posyandu dan Puskesmas, sebagai upaya edukasi berkelanjutan dalam menghadapi berbagai penyakit menular, termasuk Covid-19.

Lebih lanjut, Umar menekankan bahwa meski potensi penyebaran Covid-19 di Kotim belum tinggi, kesadaran masyarakat tetap harus ditingkatkan. Ia mengimbau agar masyarakat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), konsumsi gizi seimbang, dan rutin berolahraga. (DEWI PATMALASARI/Y)