PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kelompok pakaian dan alas kaki di Provinsi Kalimantan Tengah mencatat inflasi year-on-year atau y-on-y sebesar 2,07 persen pada Mei 2025. Hal ini ditunjukkan oleh kenaikan indeks dari 102,33 pada Mei 2024 menjadi 104,45 pada Mei 2025.

Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, menyampaikan bahwa pergerakan harga dalam kelompok ini turut memberikan andil terhadap inflasi daerah.

Menurut Agnes, subkelompok pakaian mengalami inflasi tertinggi, yakni sebesar 2,67 persen dalam periode satu tahun terakhir.

"Sebaliknya, subkelompok alas kaki justru mengalami deflasi y-on-y sebesar 0,39 persen, yang menunjukkan adanya penurunan harga dibandingkan tahun sebelumnya," kata Agnes pada Selasa, 3 Juni 2025.

Agnes menjelaskan bahwa kelompok pakaian dan alas kaki memberikan andil inflasi sebesar 0,09 persen terhadap inflasi y-on-y di Kalimantan Tengah. Beberapa komoditas yang berkontribusi terhadap kenaikan harga dalam kelompok ini antara lain baju muslim wanita, daster, baju anak setelan, baju muslim anak, ongkos binatu/laundry, baju muslim pria, celana panjang jeans pria, serta ongkos jahit. Masing-masing komoditas tersebut memberikan andil inflasi sebesar 0,01 persen.

Meskipun memberikan andil terhadap inflasi y-on-y, kelompok pakaian dan alas kaki tidak memberikan kontribusi yang signifikan terhadap inflasi month-to-month (m-to-m) pada Mei 2025. Hal ini menunjukkan bahwa perubahan harga dalam kelompok ini terjadi lebih stabil dalam skala bulanan.
Lebih lanjut, Agnes menekankan bahwa tren inflasi pada kelompok pakaian dan alas kaki perlu menjadi perhatian, terutama dalam kaitannya dengan daya beli masyarakat.

"Kami terus memantau pergerakan harga untuk memastikan informasi yang akurat dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan oleh pemerintah dan pelaku usaha," ujarnya.

Dengan perkembangan ini, BPS Kalimantan Tengah berharap masyarakat dan pemangku kebijakan dapat terus mencermati dinamika harga yang terjadi di sektor pakaian dan alas kaki. Data inflasi menjadi indikator penting dalam mengukur kestabilan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat. (TESTI PRISCILLA/H)