BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah melaporkan bahwa kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga mengalami inflasi year-on-year atau y-on-y sebesar 0,55 persen pada Mei 2025.
"Indeks harga pada kelompok ini meningkat dari 102,75 pada Mei 2024 menjadi 103,32 pada Mei 2025, menandakan adanya kenaikan harga pada sejumlah komoditas dalam kategori ini," kata Kepala BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti pada Selasa, 3 Juni 2025.
Agnes menyatakan bahwa subkelompok tekstil rumah tangga menjadi penyumbang inflasi tertinggi dalam kelompok ini, dengan kenaikan harga sebesar 3,87 persen. Sebaliknya, subkelompok barang dan layanan untuk pemeliharaan rumah tangga rutin mengalami deflasi tertinggi, yakni 0,24 persen.
"Secara keseluruhan, kelompok perlengkapan rumah tangga memberikan andil inflasi y-on-y sebesar 0,02 persen terhadap inflasi umum di Kalimantan Tengah pada Mei 2025," tuturnya.
Beberapa komoditas yang dominan memberikan sumbangan terhadap inflasi di kelompok ini adalah upah asisten rumah tangga, handuk, pembasmi nyamuk bakar, dan mesin cuci, masing-masing dengan kontribusi sebesar 0,01 persen.
"Sebaliknya, beberapa komoditas juga berkontribusi terhadap deflasi dalam kelompok ini, dengan sabun cair/cuci piring menjadi faktor utama yang menyumbang deflasi y-on-y sebesar 0,01 persen," tuturnya.
Hal ini menunjukkan adanya penurunan harga yang berkontribusi mengimbangi kenaikan harga pada komoditas lain.
Agnes Widiastuti juga menegaskan bahwa dalam periode month-to-month atau m-to-m, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga tidak memberikan andil yang signifikan terhadap inflasi secara keseluruhan di Provinsi Kalimantan Tengah. Kondisi ini menunjukkan bahwa perubahan harga dalam kelompok ini relatif stabil dibandingkan bulan sebelumnya.
Dengan tren inflasi yang terjadi, BPS Kalimantan Tengah terus memantau perkembangan harga untuk memastikan ketersediaan data yang akurat bagi pemerintah dan masyarakat dalam mengambil keputusan ekonomi yang tepat. Data ini menjadi salah satu indikator penting dalam memahami dinamika ekonomi di Kalimantan Tengah. (TESTI PRISCILLA/H)









