SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Program makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dihentikan sementara beberapa pekan terakhir tanpa alasan yang jelas.

Bupati Kotim Halikinnor menegaskan, program tersebut merupakan dari pemerintah pusat. Ia menyebut, kemungkinan MBG tengah dilakukan evaluasi oleh pusat. 

"Program makan bergizi gratis itu dari pemerintah pusat. Mungkin ada hal-hal yang harus dievaluasi dari pusat," kata Halikinnor, Selasa, 3 Juni 2025.

Dia sempat memantau pelaksanaan MBG pada Rabu, 16 April 2025. Saat itu dirinya menemui pisang yang kurang matang pada paket MBG.

"Mungkin karena produksi kita belum maksimal, ini dievaluasi oleh pusat. Kita lihat instruksi berikutnya. Tapi nanti pasti dilaksanakan kembali," ujarnya. 

Ia menegaskan vendor MBG berkoordinasi dengan pusat. Pemerintah daerah hanya sebatas menerima informasi program tersebut dihentikan sementara. 

"Itu vendor dengan pusat. Kita hanya disampaikan saja, sementara dihentikan untuk perbaikan lebih baik lagi. Karena setiap program selalu dievaluasi dan jika ada kekurangan dilengkapi," pungkasnya. 

Berdasarkan pantauan di lapangan, salah satu sekolah yang mendapatkan makan bergizi gratis di Kabupaten Kotawaringin Timur mengakui terakhir kali menerima program tersebut pada 14 Mei 2025.

Sekolah tersebut diberitahukan oleh SPPG bahwa program MBG diberhentikan sementara dan menunggu informasi lebih lanjut mengenai pelaksanaannya melalui grup WhatsApp yang di dalamnya ada sekolah penerima manfaat. Namun tidak dijelaskan alasan pemberhentiannya. (DEWI PATMALASARI/R)