TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Ariane Shinta Nakalelu A Garu atau yang akrab disapa Idang menunjukkan kepedulian sosial dengan menyumbangkan 24 ekor sapi kurban untuk masyarakat di Kabupaten Barito Timur. Hewan kurban tersebut disalurkan ke masjid dan langgar yang tersebar di 24 desa.

Langkah ini bukan yang pertama bagi keluarga besar Hengky A Garu. Tahun sebelumnya, mereka juga menyerahkan 25 ekor sapi kurban ke berbagai tempat ibadah.

Tradisi kedermawanan ini pun terus dijaga sebagai bentuk nyata rasa syukur dan solidaritas terhadap sesama, termasuk kepada umat Islam yang merayakan hari besar keagamaan.

"Idul Adha tidak hanya ritual penyembelihan hewan kurban, tapi momen untuk mempererat persaudaraan dan menumbuhkan empati. Kami berharap sapi kurban ini bisa memberikan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan," ujar Idang kepada Borneonews, Selasa, 3 Juni 2025.

Idang, yang juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi KNPI Barito Timur, menambahkan bahwa semangat berbagi saat Idul Adha mencerminkan nilai-nilai universal kemanusiaan. 

Menurutnya, berkurban adalah simbol keikhlasan, pengorbanan dan cinta kasih terhadap sesama.  "Kami sekeluarga ingin terus berkontribusi agar kebahagiaan Idul Adha dapat dirasakan lebih merata," tambahnya.

Kepala Desa Wungkur Nanakan di Kecamatan Awang, Marto Wijoyo, mewakili warganya mengaku terharu atas bantuan sapi kurban yang diberikan oleh Idang.

"Saya Kepala Desa Wungkur Nanakan atas nama warga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas sumbangan hewan kurban dari Ariane Shinta Nakalelu A Garu, kami terharu atas bantuan ini karena sangat bermanfaat bagi kami," ucapnya.

Ustadz Zainuddin di Masjid Besar Nurul Islam Desa Bentot Kecamatan Patangkep Tutui, juga menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan sapi kurban tersebut. "Kami sangat berterima kasih atas bantuan kurban ini, sangat bermanfaat bagi kami," ujarnya.

Manfaat berbagi pada momentum Idul Adha tak hanya dirasakan dalam bentuk fisik berupa daging, namun juga secara spiritual. Bagi penerima, bantuan ini menjadi penanda hadirnya kepedulian di tengah keterbatasan. Sedangkan bagi yang memberi, ini menjadi cara melatih kepekaan sosial dan menguatkan hubungan dengan masyarakat.

Dengan distribusi yang merata hingga pelosok desa, sumbangan 21 sapi kurban dari Ariane Shinta A Garu tahun ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga dan memperkuat tradisi berbagi di Kabupaten Barito Timur. Semangat ini menjadi inspirasi bahwa dalam keberlimpahan rezeki, selalu ada ruang untuk berbagi kebahagiaan. (AGUSTINUS BOLE MALO/R)