BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mencatat total aset daerah per 31 Desember 2024 mencapai lebih dari Rp 17 triliun, menunjukkan kekuatan neraca keuangan yang solid.
Hal ini disampaikan Wakil Gubernur H. Edy Pratowo dalam pidato Gubernur yang dibacakannya saat Rapat Paripurna Ke-5 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025 di DPRD Kalteng.
“Capaian ini membuktikan bahwa kinerja Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui pelaksanaan APBD sangat bagus dan bisa dipertanggungjawabkan. Keberhasilan ini tentu juga berkat dukungan dan kerjasama DPRD, sebagai mitra Pemerintah Daerah,” ungkap Wagub di Palangka Raya, Selasa, 3 Juni 2025.
Neraca daerah menunjukkan total kewajiban sebesar Rp 536,72 miliar lebih dan total ekuitas mencapai Rp 16,977 triliun lebih. Sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA) tahun 2024 tercatat lebih dari Rp 378 miliar.
Di sisi pendapatan, realisasi mencapai Rp 8,33 triliun dari target Rp 9,22 triliun atau 90,38 persen, sedangkan belanja daerah terealisasi Rp 9,13 triliun dari Rp 10,22 triliun atau 89,39 persen.
“Naskah lampiran tersebut terdiri dari Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, Laporan Arus Kas, Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Perubahan Ekuitas, Laporan Operasional, dan Catatan Atas Laporan Keuangan,” jelasnya. (HERMAWAN DP/j)









