BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi Pemerintah Kota Palangka Raya ke-60 dan Hari Jadi Kota Palangka Raya ke-68 Tahun 2025 bukan sekadar kegiatan seremonial belaka.
Menurutnya, momen ini harus dijadikan titik tolak untuk menghadirkan perubahan nyata dalam pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Peringatan hari jadi bukan hanya seremonial rutin tahunan. Ini adalah momentum refleksi, evaluasi, dan langkah maju untuk membawa Palangka Raya menjadi kota yang semakin maju, inklusif, dan berdaya saing,” ujar Subandi, Selasa, 3 Juni 2025.
Ia menambahkan, perayaan hari jadi ini perlu dimaknai sebagai wujud penghargaan atas sejarah panjang perjuangan para pendiri kota, sekaligus menjadi panggilan bagi seluruh elemen pemerintah dan masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan yang berkelanjutan.
“Semangat kolaborasi dan gotong royong harus diperkuat. Pemerintah kota harus menunjukkan kinerja yang semakin baik dalam bidang pelayanan publik, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi,” tegasnya.
Subandi juga menyampaikan harapannya agar dalam usia yang ke-68 ini, Kota Palangka Raya mampu menjadi kota yang tidak hanya nyaman ditinggali, tetapi juga memiliki daya tarik sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan sosial di Kalimantan Tengah.
“DPRD akan terus bersinergi dengan pemerintah kota dalam mengawal program-program pembangunan agar benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat,” terangnya.
Dengan semangat hari jadi ini, lanjut Subandi, diharapkan seluruh komponen masyarakat dapat terus menjaga persatuan, serta ikut aktif membangun Palangka Raya yang semakin tangguh, modern, dan sejahtera. (MARINI/j)









