PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Menjelang Hari Raya Iduladha 1446 H/2025 M, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Pemerintah Kota Palangka Raya melakukan pemantauan harga dan stok pangan, termasuk kondisi distribusi beras di gudang Bulog.

Perwakilan Bulog Kalteng, Fetrus Rholando, menyampaikan bahwa stok beras di Kalimantan Tengah dalam kondisi sangat mencukupi, dengan total mencapai 17.000 ton.

“Saat ini total stok beras di seluruh gudang Bulog se Kalteng mencapai 17.000 ton. Di Palangka Raya sendiri terdapat sekitar 2.500 ton yang tersebar di empat unit gudang, tiga di antaranya milik resmi, satu disewa,” ungkap Fetrus Rholando di Palangka Raya, Selasa, 3 Juni 2025.

Ia menjelaskan bahwa penyaluran beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk sementara masih ditunda karena Bulog tengah memprioritaskan penyerapan gabah petani lokal.

“Tahun ini kita menyerap gabah petani dalam jumlah besar, sehingga gudang kita penuh. Kami bahkan menambah gudang untuk menyimpan hasil serapan tersebut,” jelasnya.

Menurut Fetrus, pelaksanaan penyaluran SPHP masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat karena Bulog hanya bertindak sebagai operator pelaksana. “Bulog sebagai operator, menunggu keputusan regulator dari pusat,” tandasnya. (HERMAWAN DP/j)