BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah mencatat bahwa kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya mengalami inflasi year-on-year atau y-on-y sebesar 1,28 persen pada Mei 2025. Indeks kelompok ini meningkat dari 104,29 pada Mei 2024 menjadi 105,62 pada Mei 2025.
Kepala BPS Kalteng, Agnes Widiastuti, mengungkapkan bahwa subkelompok yang mencatat inflasi tertinggi dalam kategori ini adalah layanan kebudayaan, yang mencapai 5,78 persen. Sebaliknya, subkelompok barang rekreasi lainnya dan olahraga mengalami deflasi 0,53 persen dalam periode yang sama.
"Inflasi dalam kelompok ini lebih dipengaruhi oleh kenaikan harga pada layanan kebudayaan, sementara penurunan harga pada beberapa barang rekreasi dan olahraga memberikan dampak deflasi," ujar Agnes dalam keterangannya pada Selasa, 3 Juni 2025.
Dalam laporan BPS, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya memberikan andil inflasi y-on-y sebesar 0,02 persen, dengan komoditas yang paling dominan dalam menyumbang inflasi adalah buku tulis bergaris, dengan andil sebesar 0,01 persen.
"Meski mencatat inflasi y-on-y, kelompok ini tidak memberikan andil yang signifikan terhadap inflasi month-to-month atau m-to-m pada Mei 2025, menunjukkan bahwa pergerakan harga dalam kelompok ini relatif stabil dalam satu bulan terakhir," tuturnya.
--page
Agnes menambahkan bahwa pergerakan harga pada kelompok ini menjadi indikator penting dalam memahami tren konsumsi masyarakat terhadap layanan kebudayaan, olahraga, dan rekreasi di Kalimantan Tengah.
"Kami akan terus memantau perkembangan harga agar dapat memberikan analisis yang lebih mendalam terkait inflasi di wilayah ini," pungkasnya. (TESTI PRISCILLA/Y)









