PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pada Mei 2025, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan di Provinsi Kalimantan Tengah mengalami deflasi year-on-year atau y-on-y sebesar 0,15 persen. Indeks kelompok ini mengalami penurunan dari 99,79 pada Mei 2024 menjadi 99,64 pada Mei 2025.

Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, menyampaikan bahwa penurunan ini disebabkan oleh beberapa faktor dalam subkelompok tertentu.

“Subkelompok peralatan informasi dan komunikasi mencatat deflasi y-on-y tertinggi, yaitu sebesar 1,12 persen,“ kata Agnes pada Selasa, 3 Juni 2025.

Sementara itu, subkelompok jasa keuangan serta layanan informasi dan komunikasi tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa tekanan deflasi lebih banyak berasal dari perangkat komunikasi dibandingkan sektor jasa keuangan.

“Kelompok ini memberikan andil deflasi sebesar 0,01 persen terhadap keseluruhan indeks harga di Kalimantan Tengah pada Mei 2025. Salah satu komoditas yang dominan memberikan sumbangan terhadap deflasi adalah telepon seluler, dengan andil sebesar 0,01 persen,“ tuturnya.

--page

Penurunan harga perangkat komunikasi ini menjadi faktor utama dalam tren deflasi yang terjadi. Di sisi lain, kelompok ini mencatat andil terhadap inflasi month-to-month atau m-to-m sebesar 0,02 persen pada Mei 2025. Salah satu komoditas yang paling berkontribusi terhadap inflasi adalah tarif pulsa ponsel, dengan andil yang sama, yakni 0,02 persen. Kenaikan tarif pulsa ini menunjukkan adanya pergerakan harga dalam layanan komunikasi, meskipun sektor perangkat komunikasi mengalami penurunan harga.

Menurut Agnes Widiastuti, perubahan harga di sektor informasi dan komunikasi ini penting untuk dicermati, mengingat peranannya yang semakin vital dalam kehidupan masyarakat. Tren deflasi dan inflasi dalam kelompok ini bisa menjadi indikator bagi perkembangan teknologi serta kebijakan ekonomi yang berkaitan dengan akses komunikasi dan keuangan.

Secara keseluruhan, pergerakan indeks harga di kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan pada Mei 2025 mencerminkan dinamika pasar yang terus berubah. Meskipun beberapa sektor mengalami deflasi, kenaikan harga di layanan komunikasi menunjukkan adanya variasi dalam pola konsumsi masyarakat. BPS Kalimantan Tengah terus memantau perubahan ini untuk memberikan analisis yang akurat kepada pemerintah dan masyarakat. (TESTI PRISCILLA/Y)