PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS,Pangkalan Bun - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Bupati Kotawaringin Barat mengeluarkan Surat Edaran bernomor 600.4.15/82/DLH.3/V/2025 yang berisi imbauan kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya panitia kurban untuk mengurangi penggunaan kantong plastik dalam pengemasan daging qurban.

Surat edaran ditujukan kepada seluruh Kepala SOPD, camat, lurah/kepala desa, pengelola Rumah Potong Hewan (RPH), serta panitia kurban masjid dan musola se-Kabupaten Kotawaringin Barat.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor SE.6/MENLHK/PSLB3/PLB.0/6/2024 tertanggal 13 Juni 2024 tentang pelaksanaan Hari Raya Iduladha tanpa sampah plastik.

"Penggunaan kantong plastik, khususnya jenis kresek hitam, sangat berbahaya karena mengandung zat karsinogenik yang dapat mencemari daging dan berisiko menimbulkan penyakit kanker jika digunakan dalam jangka panjang," ujar Bupati Kobar dalam imbauan tersebut.

Sebagai alternatif, masyarakat diimbau menggunakan bahan kemasan yang ramah lingkungan seperti daun pisang, daun jati, kertas, kardus, besek bambu, maupun besek dari daun pandan atau kelapa. Bahan-bahan ini selain aman juga mudah terurai secara alami.

Pemerintah daerah juga meminta panitia kurban menyediakan tempat sampah terpilah dan petugas khusus untuk mengelola sampah serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengurangan sampah plastik.

"Selain menjaga kebersihan lingkungan, hal ini juga merupakan bagian dari edukasi kepada masyarakat untuk hidup lebih sehat dan peduli terhadap lingkungan," jelasnya.

Tidak hanya soal kemasan, pelaksanaan pemotongan hewan qurban juga diimbau untuk dilakukan di RPH resmi, atau tempat yang ditetapkan oleh pemerintah dengan tetap memperhatikan kebersihan dan pengelolaan limbah.

Limbah hewan kurban dianjurkan untuk dikubur agar bisa dijadikan pupuk kompos, bukan dibuang sembarangan ke sungai, drainase, maupun sumur, karena bisa mencemari air dan lingkungan sekitar.

"Dengan cara ini kita tidak hanya mendapatkan berkah dari ibadah qurban, tapi juga turut menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat," pungkasnya. (DANANG/R)