NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Pemerintah Kabupaten Lamandau menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa dengan melantik 37 Penjabat (Pj) Kepala Desa.

Prosesi pelantikan dipimpin Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra, di Aula Bappedalitbang, belum lama ini, sebagai langkah strategis untuk menjamin keberlangsungan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Dalam sambutannya, Bupati Rizky menyampaikan bahwa para penjabat kepala desa memegang peran vital dalam menyelenggarakan pemerintahan dan melayani masyarakat desa. Ia menegaskan bahwa setiap keputusan yang diambil harus berlandaskan pada kebutuhan riil warga di tingkat desa. 

“Penjabat Kepala Desa bukan sekadar pengganti sementara. Mereka adalah ujung tombak pembangunan dan pelayanan publik di desa. Setiap langkah kebijakan harus berpihak pada masyarakat,” tegas Rizky.

Bupati juga mengingatkan bahwa jabatan tersebut membawa tanggung jawab besar, bukan hanya sebagai pemangku kebijakan, tetapi juga sebagai abdi negara yang dituntut menjaga integritas dan etika sebagai aparatur sipil negara (ASN).

Rizky mendorong seluruh Pj Kades untuk aktif membangun kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat hingga pemuda dan perangkat desa lainnya. Ia menyebut kerja sama lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan. 

“Bergerak cepat, bangun kolaborasi. Jangan bekerja sendiri. Pembangunan hanya akan berhasil jika semua pihak dilibatkan,” pesannya.

Lebih lanjut, Bupati membuka ruang komunikasi seluas-luasnya kepada pemerintah desa untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah, termasuk dinas-dinas teknis dan kecamatan. Tujuannya agar program-program desa dapat terintegrasi dan selaras dengan prioritas pembangunan kabupaten.

Pelantikan ini diharapkan membawa semangat baru dalam upaya mempercepat pemerataan pembangunan desa, khususnya di wilayah-wilayah terpencil di Kabupaten Lamandau.

Pemerintah Daerah menargetkan terciptanya desa-desa mandiri, maju, dan berdaya saing melalui sinergi antara pemimpin desa dan masyarakat.