NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Pemkab Lamandau menggelar tiga kegiatan tingkat Kecamatan Lamandau, yakni Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XXII, Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53, dan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32. Acara ini dipusatkan di Desa Sungai Tuat, belum lama tadi.

Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid yang menghadiri acara itu menekankan bahwa ketiga momentum tersebut memiliki makna strategis dalam memperkuat peran masyarakat dan keluarga dalam pembangunan desa yang berkelanjutan. 

“Gotong royong bukan sekadar warisan budaya, tapi kekuatan sosial yang nyata. Dari desa, semangat ini bisa menyatukan, menggerakkan, dan membangun bangsa,” ujar Abdul Hamid.

Menurutnya, BBGRM merupakan ajang penting untuk membangkitkan kembali semangat gotong royong sebagai kekuatan sosial masyarakat. Ia mengingatkan agar semangat kebersamaan ini tidak berhenti di kegiatan seremonial, tetapi diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

Wabup juga menyoroti pentingnya peringatan HKG PKK ke-53 yang menjadi refleksi atas peran strategis keluarga dalam membentuk karakter bangsa. Gerakan PKK, lanjutnya, bukan hanya sekadar program pemberdayaan perempuan, melainkan juga bagian dari upaya menciptakan generasi muda yang berkualitas dan keluarga yang sejahtera. 

“Keluarga adalah fondasi masyarakat. Melalui gerakan PKK, kita membina keluarga yang kuat dan berdaya,” tambahnya.

Abdul Hamid juga mendorong adanya kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyukseskan program-program pembangunan.

Ia mengajak semua elemen untuk bersama-sama menjaga kekompakan, partisipasi aktif, dan rasa memiliki terhadap setiap program pembangunan di desa.